KKN UGM di Bangka Momentum Penguatan Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

  • 22 Jun 2026 19:14 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kehadiran mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di Kabupaten Bangka diharapkan menjadi momentum penguatan literasi sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bangka, Fery Insani, saat menerima kedatangan mahasiswa KKN-PPM UGM di Rumah Dinas Bupati Bangka, Senin, 22 Juni 2026.

Fery Insani menyambut baik terpilihnya Kabupaten Bangka sebagai lokasi pelaksanaan program pengabdian masyarakat dari salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia tersebut. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendukung program pembangunan daerah.

"Para mahasiswa UGM ini akan melaksanakan KKN di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bangka, selama beberapa bulan ke depan. Kami sangat mengapresiasi kehadiran mereka karena selama ini program KKN selalu memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah," kata Fery.

Ia menjelaskan, program yang akan dijalankan mahasiswa bersifat tematik dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain pemberdayaan ekonomi, mahasiswa juga diharapkan dapat membantu meningkatkan literasi masyarakat melalui edukasi, pendampingan, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di desa.

Menurut Fery, Desa Bukit Layang memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, terutama di sektor perkebunan dan perikanan. Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, para mahasiswa diharapkan mampu melakukan kajian serta memberikan solusi yang aplikatif bagi masyarakat.

"Mereka berasal dari berbagai fakultas, seperti ekonomi, pertanian, pertambangan, dan lainnya. Tentu ini menjadi modal besar untuk membantu masyarakat menggali potensi desa serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih berkelanjutan," ujarnya.

Lebih lanjut, Fery berharap hasil kajian dan program yang dilakukan mahasiswa dapat mendorong masyarakat untuk mengembangkan sektor-sektor produktif di luar pertambangan, sehingga tercipta alternatif mata pencaharian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka siap memberikan dukungan selama pelaksanaan KKN berlangsung. Selain menjadi wadah pengabdian bagi mahasiswa, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta memperkuat budaya literasi di tingkat desa.

"Kami ingin para mahasiswa merasa nyaman selama berada di Bangka. Semoga ilmu yang mereka miliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan melahirkan berbagai inovasi yang bisa terus berkembang setelah program KKN selesai," katanya.

Warga Bangka Abdi berharap melalui KKN UGM di Bangka dapat memberikan peningkatan pembangunan masyarakat.

“Minimal masyarakat bisa lebih memiliki pemikiran modern, dan segala permasalahan di masyarakat dapat terpecahkan, harus ada inovasi yang bermanfaat bagi daerah,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....