Jaga Stabilitas Harga Pangan Pemkab Belitung Gelar GPM
- 13 Feb 2026 13:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Pemerintah Kabupaten Belitung kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) tahun 2026 di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah menjaga keterjangkauan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Enny Sulistyowati mengatakan, pelaksanaan GPM telah direncanakan sejak awal Februari untuk membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan puasa.
"GPM hari ini memang sudah kita rencanakan sejak awal Februari mengingat kita akan melaksanakan puasa Ramadan pada tanggal 18 atau 19 Februari. Diharapkan dengan adanya pangan murah ini, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan mereka dalam rangka menyiapkan puasa dengan harga yang terjangkau," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah menggandeng petani serta pelaku usaha langsung dari produsen agar harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan pasaran. Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras, ayam, ikan, cabai, telur, minyak goreng, gula, tepung, hingga mi instan.
Beras yang disediakan melalui Perum Bulog dijual dengan harga Rp58.000 per lima kilogram, sehingga diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat menjelang Ramadan.
Enny menambahkan, sekitar 10 vendor dilibatkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Babel Mart, PT BBM yang menyediakan ikan, kelompok tani (Poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta sejumlah distributor bawang dan cabai.
Salah seorang warga, Siti mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pasar Murah karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan di pasaran.
"Harga di sini lebih murah, jadi sangat membantu kami untuk belanja persiapan Ramadan. Apalagi kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan minyak ada semua, sehingga tidak perlu khawatir lagi," katanya.
Melalui Gerakan Pasar Murah ini, pemerintah daerah berupaya menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan inflasi pangan, terutama pada periode meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap petani dan pelaku usaha lokal agar rantai distribusi pangan tetap berjalan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....