Bangka Perkuat Kolaborasi Ribuan Petani, Optimalisasi Lahan Sawah
- 04 Jul 2026 17:14 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten Bangka memperkuat kolaborasi bersama 5.702 petani sebagai upaya meningkatkan produksi padi lokal dan menjaga stabilitas pangan daerah.
Langkah ini penting, mengingat kebutuhan beras masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama ini masih banyak dipasok dari luar Pulau Bangka.
Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Bangka Subhan menjelaskan, potensi lahan sawah di Kabupaten Bangka sendiri terbilang cukup besar, dengan luasan mencapai belasan ribu hektare yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan.
“Jadi sangat strategis, agar tanaman padi dapat terus dikembangkan sebagai basis produksi padi lokal,” katanya kepada RRI, Sabtu, 4 Juli 2026.
Selain penguatan lahan, pemerintah juga memastikan dukungan sarana produksi pertanian berjalan optimal. Pada tahun 2026, alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Bangka tercatat terdiri dari pupuk urea sebanyak 386 ribu 312 ton, NPK sebanyak 1.208,640 ton, pupuk formula khusus sebanyak 7.283 ton, serta pupuk organik sebanyak 627.263 ton.
Pemerintah Kabupaten Bangka optimistis sektor pertanian, khususnya komoditas padi, dapat terus berkembang dan menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah di masa mendatang.
Petani Mendo Barat Dwi menyambut baik program itu. Namun, dukungan seperti pupuk bersubsidi dan kemudahan akses distribusi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha tani.
“Dengan adanya bantuan pupuk dan perhatian pemerintah, kami merasa lebih terbantu. Biaya produksi bisa ditekan dan kami lebih semangat menggarap lahan,” katannya.
Petani lainnya juga menilai bahwa optimalisasi lahan sawah yang dilakukan pemerintah daerah sangat penting, mengingat potensi lahan yang masih cukup luas dan belum seluruhnya tergarap secara maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....