Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja di Babel

  • 16 Apr 2026 17:44 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Kunker Komisi X DPR RI

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dipimpin oleh Ketua Komisi Hetifah Sjaifudian dan rombongan melakukan kunjungan kerja di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka menyerap berbagai masukan, khususnya di bidang pendidikan

Kamis 16 April 2026.

Gubernur Babel Hidayat Arsani menilai audiensi singkat tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat arah kebijakan pendidikan nasional.

Menurutnya, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk menyampaikan kondisi riil pendidikan di daerah, termasuk berbagai tantangan yang masih di hadapi.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan kerja ini. Audiensi ini memiliki substansi yang penting sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan pendidikan nasional,” ujar Hidayat.

Ia berharap, hasil kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Provinsi Babel dapat menjaring semua aspirasi terhadap kebutuhan daerah, khususnya dalam pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, Hetifah Sjaifudian menyampaikan, diskusi dengan Gubernur Babel menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi pendidikan di daerah-daerah untuk menjadi pembahasan lebih lanjut bersama para pemangku kepentingan.

“Hari ini kita berkunjung ke Provinsi Babel, kami berharap ada berbagai masukan terutama di bidang pendidikan. Tadi kami sudah berdiskusi singkat dengan Pak Gubernur dan akan dilanjutkan dalam diskusi yang lebih lengkap dengan berbagai stakeholder terkait kondisi pendidikan di Babel,” ujar Hetifah.

Ia menjelaskan, Komisi X DPR RI saat ini tengah melakukan revisi terhadap Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, berbagai persoalan yang dihadapi daerah menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan ke depan.

Menurutnya, sejumlah isu strategis telah dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya terkait kekurangan tenaga guru serta kebutuhan pembangunan sekolah baru, khususnya jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Masih ada daerah-daerah yang belum terlayani untuk pendidikan menengahnya. Ini menjadi catatan penting kami. Semoga masukan dan harapan masyarakat terkait kualitas dan akses pendidikan di Babel menjadi perhatian dari pemerintah,” kata Hetifah.

Ia berharap melalui kunjungan ini, suara dan harapan masyarakat Babel, khususnya terkait peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan, dapat menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

“Semoga aspirasi masyarakat terkait kualitas dan akses pendidikan di Babel bisa menjadi perhatian dalam kebijakan pemerintah ke depan,” katanya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....