Indeks SPI Pemkab Beltim Tertinggi se-Provinsi Babel
- 24 Jan 2025 16:55 WIB
- Sungailiat
KBRN, Belitung Timur: Indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengalami peningkatan menjadi 78,9 poin dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 74,82 poin. Hasil ini juga menunjukkan SPI Pemkab Beltim yang tertinggi untuk se-Provinsi Bangka Belitung.
Hal ini diketahui berdasarkan Launching Hasil SPI 2024 yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara offline dan online pada Rabu (22/1/2025).
Sekretaris Daerah Belitung Timur, Mathur Noviansyah mengucapkan rasa syukur atas capaian SPI yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Timur sebagaimana yang dirilis oleh KPK RI.
Hasil SPI ini juga menandakan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung Timur telah beralih dari zona merah ataupun kuning menjadi zona hijau alias terjaga terkait pencegahan korupsi. Hal ini juga berkaitan dengan akan dicanangkannya Kabupaten Belitung Timur sebagai Kabupaten Anti Korupsi.
"Survei SPI ini dilakukan oleh KPK kepada responden yang tidak hanya dari ASN, tetapi juga dari masyarakat atau pihak yang mendapatkan pelayanan publik," ujar Mathur kepada rri.co.id, Jum'at (24/1/2025).
Meskipun mengalami peningkatan, Mathur mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Belitung Timur untuk tetap semangat dalam bekerja dengan penuh integritas sehingga capaian SPI ke depan akan lebih baik lagi.
"Kita harapkan untuk tahun 2025 ini paling tidak mempertahankan posisi kita di zona hijau. Kalau perlu harus ditingkatkan kembali, yang tidak terlepas dari peran seluruh perangkat daerah, khususnya yang melaksanakan tugas terkait pelayanan publik," ujarnya.
Disamping itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Belitung Timur Haryanto mengungkapkan SPI merupakan instrumen untuk mengukur tingkat korupsi di Kementerian, Lembaga, serta Pemerintah Daerah (Pemda). Adapun output dari SPI berupa indeks serta rekomendasi perbaikan sistem pencegahan korupsi.
"Untuk tahun 2025 ini diharapkan partisipasi dan tanggapan dari ASN/PPPK yang terpilih sangat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan SPI 2025 dan hasil yang akan diperoleh Pemerintah Kabupaten Beltim," ujarnya.