Lapak Merah Putih Hadir, Penjual Bendera Ngais Rezeki di Agustusan
- 04 Agt 2026 14:54 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Menjelang HUT ke-81 RI, warna merah putih mulai menghiasi Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka. Di depan Gedung Juang, lapak bendera dan umbul-umbul tampak sejak awal Agustus.
Fadli salah satunya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu sementara mengalihkan profesi.
“Saya selama ini kerja bangunan Bang, kuli, jadi sementara beralih dulu jual bendera. Iya lebih menguntungkan, karena kan kalo jualan bendera setahun sekali, jadi ada lah buat makan-makan,” katanya, Minggu 2 Agustus 2026.
Di lapak Fadli, harga bendera mulai Rp20 ribu sampai Rp75 ribu. Umbul-umbul kecil Rp20 ribu - Rp25 ribu. Sementara umbul-umbul gantung 9 meter dibanderol Rp200 ribu - Rp300 ribu per potong.
Pedagang lain, Moko, bilang penjualan mulai naik sejak tanggal 1 - 10 Agustus. Keuntungan per lembar sekitar 5-10%. Tapi hasilnya tidak menentu.
“Kalau tahun ini aku belum tahu, baru dari kemarin 1 Agustus jualan, yang bagus itu dulu-dulu, tahun kemarin ya kurang,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Jamal. Ia sudah 4 hari berjualan di Taman Sari, Sungailiat dan mengaku tahun ini lebih ramai karena ada pawai kemerdekaan. "Tahun ini lebih ramai dibanding tahun kemarin. Soalnya tahun ini ada pawai, kalau tahun kemarin tidak ada," ujar Jamal.
Jamal tak hanya menjual bendera kecil. Ada umbul-umbul, bendera tiang, hingga bendera besar seharga Rp300 ribu. Harga paling murah mulai Rp30 ribu. Semua disesuaikan ukuran dan bahan.
Bagi pembeli, bendera bukan sekadar hiasan. Ibu Susi misalnya. Ia datang sengaja membeli bendera untuk dipasang di depan rumah.
"Setiap tahun saya selalu memasang bendera di depan rumah sebagai pengingat Hari Kemerdekaan," katanya.
Bagi Ibu Susi, mengibarkan bendera tiap Agustus sudah jadi kebiasaan keluarga. Bendera merah putih jadi penanda: bahwa kemerdekaan harus terus diingat, bukan hanya dirayakan setahun sekali.
Antusiasme serupa juga terlihat dari pedagang. Dengan adanya pawai dan berbagai lomba, Jamal berharap dagangannya terus laris hingga puncak peringatan 17 Agustus nanti.
Bagi para pedagang, meski hanya mengandalkan orang yang lewat, semangat tetap sama. Setahun sekali ini momen mereka menambah rezeki sekaligus ikut memeriahkan kemerdekaan.
Soal rezeki, itu pula yang membuat Syaiful belum mau menyerah. Ia menggelar dagangannya sejak pekan pertama Agustus di kawasan Hutan Kota Sungailiat.
“Masih sepi ya, mungkin karena baru awal bulan, masih ada 2 pekan lagi waktunya,” kata Syaiful.
Ia masih berharap omzet naik mendekati hari H. Apalagi tahun ini ada kegiatan pawai indah dan karnaval yang rencananya digelar 19-20 Agustus.
Merah putih yang mulai berkibar di Sungailiat dan segala asesorisnya bukan hanya soal dagangan. Ia jadi penanda: bahwa Agustus sudah tiba, dan semangat kemerdekaan mulai terasa.(Sumber: Ivan,Thea,Tomi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....