BI Bangka Belitung akan Gelar Explore Babel

  • 18 Agt 2026 19:59 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan kembali menggelar agenda tahunan Explore Bangka Belitung (Explore Babel) pada 28-30 Agustus 2026 mendatang, dengan tema “harmoni Serumpun Sebalai menuju Babel berdaya dan berkelanjutan”.

Program ini digelar sebagai wadah untuk mempromosikan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pariwisata daerah, serta edukasi kebangsaan. Sebanyak 116 UMKM dengan bairasi yang akan tampil di sana.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengatakan, Explore Babel bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan gerakan terintegrasi yang terhubung dengan seluruh program kerja Bank Indonesia sepanjang tahun 2026 serta program strategis nasional.

"Ini menjadi tematik tahunan dan kami di Bank Indonesia tidak jemu-jemu untuk terus menyerukan Explore Bangka Belitung. Ada begitu banyak potensi yang bisa dieksplorasi dari negeri tercinta ini, dan kami konsisten melakukannya," kata Rommy, Selasa 18 Agustus 2026.

Rommy menjelaskan, Explore Babel mengusung pesan kuat (values) untuk menggugah semangat seluruh insan di Bangka Belitung agar aktif mengenalkan dan mengeksplorasi keunggulan daerahnya sendiri.

Sejalan dengan gerakan nasional seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GNBBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Explore Babel memfasilitasi para pelaku UMKM lokal untuk menampilkan berbagai produk unggulannya.

"Siapa lagi yang akan membanggakan produk UMKM dan pariwisata Bangka Belitung kalau bukan kita sendiri? Sebelum mengajak orang luar untuk bangga, masyarakat Bangka Belitung harus terlebih dahulu mencintai dan bangga terhadap produk serta destinasi wisatanya," katanya.

Menurutnya, rasa bangga tersebut penting agar masyarakat dapat menjadi duta bagi daerahnya sendiri saat mempromosikan keunggulan Bangka Belitung ke tingkat nasional maupun internasional.

Selain pengembangan ekonomi dan pariwisata, Explore Babel juga menjadi sarana edukasi publik, salah satunya terkait sosialisasi dan edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah hingga ke pelosok dan wilayah terluar di Bangka Belitung.

Rommy menekankan, penggunaan dan pemahaman terhadap uang Rupiah memiliki nilai strategis yang berkaitan langsung dengan kedaulatan bangsa.

"Ada pesan kedaulatan yang diusung dari mata uang Rupiah. Di mana ada Rupiah beredar, di situlah tanda kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditegakkan," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ari Primajaya, mengatakan, UMKM memiliki peran vital sebagai penopang utama perekonomian daerah. Sektor ini tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga menjadi penyedia lapangan kerja serta wadah inovasi lokal.

"Hari UMKM adalah momen penting untuk mengakui peran vital usaha mikro, kecil, dan menengah dalam perekonomian kita. UMKM bukan hanya penyumbang signifikan terhadap PDB, tetapi juga sumber lapangan kerja dan inovasi yang tak ternilai," ujar Ari, Rabu 12 Agustus 2026..

Ari menambahkan, di era digital saat ini, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan UMKM di "Negeri Sebalai". Langkah kolaboratif tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang lebih sehat agar pengusaha kecil mampu beradaptasi dan tumbuh secara berkelanjutan.

"Melalui dukungan bersama, kita dapat menciptakan iklim yang lebih baik bagi pengusaha kecil untuk berkembang serta memperkuat pondasi perekonomian lokal demi masa depan ekonomi yang lebih inklusif," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....