Dukung Pertumbuhan UMKM Bangka Belitung, JNE Gelar Media Gathering
- 31 Jul 2026 22:24 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- PT JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah terus dibuktikan melalui sinergi yang kuat bersama insan pers serta dukungan nyata terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kepulauan Bangka Belitung.
Hal tersebut dilakukan melalui acara Media Gathering yang diselenggarakan oleh JNE Pangkalpinang di Pangkalpinang, Jumat 31 Juli 2026. Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini menjadi wujud apresiasi JNE terhadap media lokal sebagai mitra strategis perusahaan dalam mendistribusikan informasi positif kepada masyarakat.
Kepala Cabang JNE Pangkalpinang, Asbullah, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media yang selama ini konsisten mendukung berbagai program JNE.
“Dukungan, kontribusi, serta sinergi yang terjalin dengan baik telah membantu kami menyampaikan berbagai informasi positif kepada masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan semangat JNE, yaitu Connecting Happiness, yang menjadi komitmen kami untuk menghadirkan manfaat dan memberikan dampak positif bagi banyak pihak,” kara Asbullah.
Selain memperkuat kemitraan dengan media, JNE Pangkalpinang terus mengakselerasi ekspansi layanan logistik hingga ke pelosok kecamatan, pulau, dan desa-desa di Bangka Belitung. Langkah ini diambil guna memastikan kemudahan akses pengiriman bagi para pelaku UMKM.
“UMKM saat ini tidak hanya berada di kota-kota besar atau pusat kecamatan, tetapi juga terus berkembang hingga ke desa-desa. Oleh karena itu, kami terus memperluas jaringan JNE agar semakin dekat dengan masyarakat dan mempermudah distribusi produk UMKM ke luar daerah,” katanya.
Sebagai bentuk motivasi bagi para pelaku usaha lokal, kegiatan ini turut menghadirkan kisah inspiratif dari pelaku UMKM sukses asal Desa Kurau, Andreas Maulana, pemilik brand lokal Bahek Ewaki.
Andreas menceritakan perjalanan panjang usahanya yang telah bermitra dengan JNE sejak awal berdiri pada rentang tahun 2014–2015. Ia mengenang betapa berbedanya proses pengiriman di masa awal usahanya dibandingkan saat ini.
“Saya sangat bersyukur. Dulu waktu awal berdiri sekitar 2014-2015, tempat usaha saya masih bangunan kayu. Anak buah Pak Asbullah datang langsung ke rumah, dan pengiriman masih serba manual pakai kliping kertas dan harus cek buku alamat. Sekarang alhamdulillah toko sudah permanen, sistem pengiriman sudah ketik otomatis, dan prosesnya makin mempermudah kami,” kata Andreas.
Ia menambahkan, kehadiran layanan JNE sangat membantu keberlangsungan usahanya, terutama saat puncak musim belanja seperti momen Lebaran di mana volume pesanan melonjak drastis.
“Apalagi saat momen Lebaran, pengiriman kami ke daerah Sumatra seperti Jambi bisa mencapai 300 kg per kiriman. Kami sangat terbantu dengan layanan kargo JNE JTR (JNE Trucking) karena ongkos kirimnya jauh lebih murah untuk pengiriman di atas 5 kg,” ujarnya.
Sementara, perwakilan media, Baron mengapresiasi kiprah JNE dalam mendukung kemajuan dan pengembangan ekonomi daerah melalui inovasinya.
“Inovas-inovasi oleh JNE memang memberikan dampak yang positif seperti yang dialami oleh pelaku UMKM tadi,” kata Baron.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....