Transformasi ke IKM, Pelaku Usaha Bangka Diminta Jaga Kualitas Produksi

  • 28 Jul 2026 12:55 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – UMKM di Bangka didorong naik kelas jadi Industri Kecil Menengah (IKM). Kuncinya: ubah pola pikir, buat SOP, dan pisahkan keuangan usaha.

Hal itu mengemuka dalam dialog ‘UMKM Bicara’ di Pro 1 RRI Sungailiat dengan tema "Transformasi Skala Usaha Menuju Industri Kecil Menengah", Senin, 27 Juli 2026.

Kepala Bidang Perindustrian Dinakerperindag Kabupaten Bangka, Dedek Noviana menjelaskan perbedaan mendasar UMKM dan IKM. Jika UMKM mencakup semua sektor termasuk hanya jualan, maka IKM fokus pada proses produksi dari bahan baku jadi produk bernilai tambah secara berkelanjutan.

"Tantangan terbesarnya adalah menjaga kualitas. Jangan sampai saat kapasitas produksi meningkat, kualitasnya malah menurun. Karena itu pelaku usaha harus punya SOP produksi yang konsisten," ujarnya.

Senada, Penyuluh Perindag Ahli Muda, Ria Kurniawati menyoroti kendala klasik usaha rumahan.

"Banyak yang mencampuradukkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga, sehingga keuntungan dan progres usaha tidak terlihat. Selain itu, saat ada pesanan besar mereka khawatir karena mindset-nya masih usaha rumahan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....