Bangka Fasilitasi Bantuan Sertifikat Halal Gratis 25 UMKM
- 09 Jul 2026 07:47 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka memfasilitasi bantuan sertifikat halal gratis bagi 25 orang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bantuan sertifikat halal itu dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangka tahun 2026.
Analisis Kebijakan UMKM Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka, Zulvia mengatakan, bantuan sertifikat halal gratis dari APBD tersebut dianggarkan sebesar Rp100 juta.
“Anggarannya sekitar Rp100 juta bagi 25 pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Bangka ini. Biaya sertifikat halal ini untuk satu UMKM sekitar Rp4 jutaan,” kata Zulfia kepada RRI, Selasa 8 Juli 2026.
Zulvia menjelaskan, pihaknya memfasilitasi 25 pelaku UMKM mendapatkan sertifikat halal gratis melalui jalur self-declare dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PBJPH).
"Bantuan sertifikat halal gratis itu saat ini masih dalam tahap menunggu perjanjian kerja sama dengan PBJPH," ujarnya.
Menurutnya, jalur self-declare sendiri adalah skema pengajuan sertifikasi halal berbasis pernyataan mandiri oleh pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
"Spesifikasi usaha yang mendapat sertifikat halal gratis jalur self-declare adalah restoran, rumah potong unggas dan produk olahan berbahan daging," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga memfasilitas penerbitan sertifikat halal reguler dari pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 9 UMKM. Sertifikat halal reguler dikenai biaya dengan besaran yang sudah ditetapkan.
Sementara Kepala Bidang Koperasi dan UMKM DinPMP2KUKM Kabupaten Bangka, Baharudin mengatakan, jumlah UMKM sekitar 60-an ribu berdasarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan bidang perizinan.
“Jumlah itu tidak semuanya aktif berusaha, kadang ada yang mati suri juga, karena bukan industri rumah tangga juga bisa termasuk usaha, termasuk pedagang musiman,” ujarnya.
Menurutnya, progres UMKM khususnya di Kabupaten Bangka mengalami peningkatan, hanya saja daya beli yang malah berkurang atau menurun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....