Ribuan UMKM di Bangka 'Tak Aktif' meski Miliki NIB

  • 26 Apr 2026 09:18 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka – Ribuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka tidak aktif menjalankan usahanya meski sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DINPMP2KUKM) Kabupaten Bangka, Dian Firnandi, hal tersebut di antaranya disebabkan kondisi perekonomian masyarakat saat ini yang melemahkan daya beli.

"Kalau kita lihat dari sisi perizinan memang banyak UMKM yang mengurus UMKM, tapi itu tadi dia punya NIB tapi usahanya tidak dijalankan. Penyebabnya ya karena memang kondisi perekonomian masyarakat ya, daya beli jadi menurun, dan memang di daerah kita Kabupaten Bangka ini tidak seramai di Pangkalpinang misalnya yang denyutnya itu bisa sampai 24 jam,” kata Dian Firnandi kepada RRI, di Sungailiat, Minggu, 26 April 2026.

Sementara, salah seorang pelaku UMKM di Sungailiat, Kuswanto, mengaku sudah memiliki NIB dan aktif menjalankan usahanya. Namun diakui Kuswanto, jika usahanya belakangan agak sepi pembeli.

“Kalau perizinan NIB saya punya, aktif juga ikut-ikut bazar, tapi memang agak sepi Bang, ya ekonomi masyarakat juga kan agak kurang baik saat ini, daya beli orang -orang juga jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya.

Dari data DINPMP2KUKM Kabupaten Bangka, di Kabupaten Bangka tercatat jumlah keseluruhan 32 ribu lebih Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun baru sekitar 22 ribu yang sudah terdaftar dalam Online Single Submission (OSS).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....