Pedagang Keluhkan Beban Biaya Bertambah, Dampak Kenaikan Harga Plastik
- 05 Apr 2026 10:01 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Sejumlah pedagang di Pasar Sungailiat mengeluhkan kenaikan harga plastik yang dinilai semakin memberatkan biaya operasional. Sejak sekitar sepekan sebelum Lebaran Idulfitri 1447 hijriah lalu, harga plastik mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 80 persen.
Salah satu pedagang sembako, Ayin, mengaku kenaikan harga plastik sangat berdampak pada usahanya. Pasalnya, plastik merupakan kebutuhan utama untuk melayani pembeli setiap hari.
“Biasanya beli plastik masih terjangkau, sekarang harganya naik jauh. Mau tidak mau kami harus tetap beli karena pembeli butuh,” ujarnya, Minggu, 5 April 2026.
Hal senada disampaikan pedagang sate Kurti, yang menyebutkan bahwa kenaikan harga ini membuat pengeluaran harian semakin bertambah. Ia bahkan terpaksa mengurangi penggunaan plastik untuk menekan biaya.
“Plastik kresek biasa kita beli cuma Rp4 ribu sekarang Rp7 ribu, banyak banget loh naiknya, bahkan gelas – gelas es plastic juga naik,” katanya.
Para pedagang berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga, mengingat kondisi ini sudah mulai berdampak pada keuntungan mereka. Beberapa di antaranya bahkan mempertimbangkan menaikkan harga barang dagangan jika kondisi terus berlanjut.
Sementara itu, salah satu distributor plastik di Sungailiat Akim mengungkapkan kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya biaya bahan baku dan distribusi. Hal ini membuat harga jual di tingkat pedagang ikut terdongkrak.
“Ada yang bilang dampak perang Amerika – Iran, kita gak bisa impor bijih plastiknya, makanya jadi harga plastik mahal,” kata Akim.
Kondisi tersebut tidak hanya membebani pedagang, tetapi juga berpotensi berdampak pada konsumen. Jika harga plastik terus meningkat, bukan tidak mungkin harga sejumlah kebutuhan ikut mengalami penyesuaian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....