Barantin Babel Catat Tren Positif Ekspor PKE Asal Belitung
- 13 Mei 2026 15:23 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung (Karantina Babel) mencatat tren positif ekspor Palm Kernel Expeller (PKE) asal Belitung ke pasar internasional sepanjang tahun 2026.
Terbaru, PT SWP kembali melakukan ekspor PKE sebanyak 3.850 ton ke Vietnam dengan nilai mencapai Rp9,2 miliar. Komoditas turunan kelapa sawit tersebut menjadi salah satu produk unggulan daerah yang semakin diminati pasar luar negeri.
Kepala Karantina Babel, Herwintarti mengatakan, peningkatan frekuensi dan volume ekspor menunjukkan besarnya potensi komoditas PKE asal Belitung di pasar global.
“Sepanjang tahun 2026, ekspor PKE ke Vietnam telah dilakukan sebanyak 11 kali dengan total volume mencapai 7.700 ton dan total nilai ekspor sebesar Rp18,18 miliar,” ujarnya dalam laporan yang diterima RRI, Rabu, 13 Mei 2026.
Selain Vietnam, ekspor PKE asal Belitung juga telah menembus pasar Thailand. Tercatat, ekspor ke negara tersebut dilakukan satu kali dengan volume mencapai 3.400 ton dan nilai sebesar Rp7,5 miliar.
Menurut Herwintarti, capaian itu menjadi bukti bahwa komoditas PKE dari Belitung mampu memenuhi standar kualitas dan kebutuhan pasar internasional.
“Data tersebut menunjukkan bahwa komoditas PKE asal Belitung semakin diminati pasar internasional dan memiliki prospek ekspor yang menjanjikan,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran ekspor, Karantina Babel terus meningkatkan layanan dan penguatan tata kelola karantina di wilayah kerja mereka.
Herwintarti berharap tren positif ekspor PKE dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor perkebunan dan perdagangan ekspor di Belitung.
Palm Kernel Expeller (PKE) sendiri merupakan hasil olahan inti sawit yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak. Tingginya permintaan dari pasar luar negeri menjadi peluang besar bagi Belitung untuk terus memperluas pasar ekspor komoditas perkebunan unggulan daerah.
“Kita memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah menghasilkan produk dan meningkatkan pemasaran hingga ke luar negeri agar ekonomi daerah berkembang maju ke depan,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....