Tari Cakter Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

  • 01 Okt 2026 17:39 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Tari Cakter asal Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) oleh Kementerian Kebudayaan RI.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Diena Kurniaty mengungkapkan pihaknya mengajukan Tari Cakter yang diciptakan pada 1970 sebagai WBTbI sebagai langkah pelestarian budaya.

Terlebih pada 2023 lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka telah melakukan revitalisasi Tari Cakter bersama maestro penari generasi pertama dan generasi kedua, Dewan Kesenian Bangka, serta komunitas seni tari.

Sebelumnya, pengusulan WBTbI melewati tahapan evaluasi dan sidang penilaian berjenjang dari tingkat provinsi hingga kementerian. Pengusulan awal pada Maret lalu dan berproses hingga sidang penetapan WBTbI pada 31 Agustus-4 September.

“Tari Cakter kita pilih karena memang itu yang sudah siap dalam artian di sini siap kajiannya, kemudian dokumentasi, nah itu yang sudah siap dan kita ajukan yang memang sudah siap semuanya,” ujar Diena Kurniaty.

Sementara itu, Maestro Tari Y. Sugianto yang merupakan penari Tari Cakter pertama mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas legitimasi tersebut. Sugianto juga dilibatkan dalam revitalisasi dan pengusulan WBTbI.

“Ini adalah harta jangan hanya disimpan. Harta ini tifak akan habis dipakai jadi lestarikan jangan hanya disimpan di kotak pandora jadi tarikan dan kembangkan. Ini sudah diakui nasional jadi lestarikan dan kembangkan berikan kepada generasi muda,” ujar Sugianto.

Tari Cakter diciptakan pada 1970 oleh Mochtar Akros yang saat itu bernaung dalam Sanggar Sepintu Sedulang yang dipimpin Ermanila Hamid. Tarian pergaulan muda-mudi khas Kabupaten Bangka ini awalnya sering ditampilkan pada pesta panen lada.

Dengan ditetapkannya sebagai WBTbI, diharapkan Tari Cakter dapat terus ditarikan dalam berbagai pertunjukan dan diajarkan pada pelajar sebagai muatan lokal, sehingga dapat terus menjadi kebanggaan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....