Bupati Bangka Barat: Festival Nambul Jerieng Jadi Upaya Lestarikan Kearifan Lokal
- 15 Jul 2026 08:30 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Barat - Festival Nambul Hasil Bumi Jerieng yang digelar di kawasan wisata Kulong Cepakek, Desa Air Limau, Kecamatan Mentok merupakan warisan leluhur. Pada 11 Juli 3026, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga upaya melestarikan tradisi dan menggerakkan ekonomi warga.
Bupati Bangka Barat, Markus, mengajak masyarakat terus merawat festival sebagai warisan budaya leluhur.
"Apresiasi kami kepada Pemerintah Desa Air Limau, panitia pelaksana, dan seluruh masyarakat Jerieng yang telah bergotong royong menyelenggarakan kegiatan ini,"_ kata Markus dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa, 14 Juli 2026.
Ia menegaskan, festival ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
"Ini langkah kita bersama dalam merayakan festival, sekaligus menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur kita," ujarnya.
Warga Desa Air Limau, Suhandi, mengatakan tradisi nambul sudah dilakukan secara turun-temurun.
"Ini wujud gotong royong masyarakat kami di sini. Kita ingin meneruskan kerja orang tua dahulu, juga merawat budaya ini agar tetap lestari, sekaligus menjaga alam, dan yang paling penting meneguhkan nilai kegotongroyongan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....