Batak Toba di Babel Jaga Adat Pernikahan, dari Marhusip hingga Ulos

  • 30 Jul 2026 08:42 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Komunitas Batak Toba di Bangka Belitung tetap melestarikan tahapan pernikahan adat. Dari marhusip hingga pemberian ulos, prosesi itu jadi cara menjaga kekeluargaan di tanah rantau.

Hal itu dibahas dalam acara Babel Nauli Pro4 RRI Sungailiat, Senin, 27 Juli 2026.

Pembawa acara Eda Pita menjelaskan tahapan pernikahan adat Batak Toba diawali dengan marhusip, yaitu pembicaraan awal keluarga tentang rencana pernikahan. Selanjutnya ada marhata sinamot, musyawarah membahas sinamot atau mahar.

"Setelah seluruh kesepakatan tercapai, prosesi dilanjutkan dengan pemberkatan pernikahan sesuai agama yang dianut pasangan. Kemudian dilaksanakan pesta adat yang diisi dengan pemberian ulos, tortor, dan penyampaian doa restu dari keluarga besar," ujar Eda Pita.

Ia menambahkan, pemberian ulos menjadi tahapan paling sakral karena melambangkan kasih sayang, perlindungan, dan restu orang tua agar kedua mempelai hidup rukun dan sejahtera.

Pendengar asal suku Batak Toba, Butet dari Sungailiat, mengatakan setiap tahapan adat memiliki makna penting.

"Setiap tahapan adat dijalankan dengan penuh penghormatan. Bukan hanya untuk pengantin, tetapi juga sebagai bentuk mempererat hubungan kedua keluarga agar tetap harmonis setelah pernikahan," kata Butet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....