Mengenal Keraton Solo, Pusat Budaya Jawa yang Masih Lestari

  • 02 Jul 2026 17:26 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat — Keraton Solo atau Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu pusat pelestarian budaya Jawa yang hingga kini masih mempertahankan berbagai tradisi, adat istiadat, seni, dan tata krama khas Keraton. Keraton yang berada di Kota Surakarta, Jawa Tengah, ini menjadi simbol perjalanan sejarah dan kebudayaan masyarakat Jawa.

Mbak Tri, pembawa acara Campursari di Pro 4 RRI Sungailiat, mengatakan Keraton Solo didirikan pada tahun 1745 oleh Susuhunan Pakubuwono II setelah perpindahan pusat pemerintahan Kerajaan Mataram dari Kartasura ke Surakarta.

“Keraton Solo bukan hanya menjadi kediaman keluarga keraton, tetapi juga pusat pelestarian budaya Jawa. Berbagai tradisi seperti sekaten, kirab pusaka, gamelan, tari, hingga busana adat masih terus dilestarikan,” ujarnya dalam siaran Campur Sari, Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut Mbak Tri, hingga kini Keraton Solo juga menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang banyak dikunjungi masyarakat untuk mengenal sejarah dan filosofi kehidupan masyarakat Jawa.

Sementara itu, Ratih, pendengar asal Jawa yang tinggal di Sungailiat, mengaku bangga Keraton Solo tetap mempertahankan nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

“Keraton Solo mengajarkan masyarakat untuk menghargai tradisi, tata krama, dan warisan budaya leluhur. Semoga budaya Jawa terus lestari dan dikenal oleh generasi muda,” katanya.

Keberadaan Keraton Solo tidak hanya menjadi saksi perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga berperan penting dalam menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Jawa kepada masyarakat Indonesia maupun wisatawan dari berbagai negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....