Warga Tionghoa Bersihkan Makam Leluhur jelang Ceng Beng
- 30 Mar 2026 12:57 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Warga Tionghoa Sungailiat membersihkan makam leluhur menjelang perayaan Ceng Beng 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan sembahyang sekaligus menjadi tradisi yang dijalankan setiap tahun di Kabupaten Bangka.
Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah pemakaman di Sungailiat mulai dikunjungi warga yang datang untuk berziarah sekaligus merapikan makam keluarga. Pembersihan dilakukan dengan mencabut rumput liar, menyapu area makam, hingga memperbaiki bagian makam yang rusak.
Sebagian warga memilih membersihkan makam secara mandiri bersama keluarga. Namun, tidak sedikit pula yang menggunakan jasa tukang bersih kubur untuk membantu mempercepat proses pembersihan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu.
Salah satu warga, Acu mengatakan bahwa keluarganya selalu membersihkan makam sebelum hari Ceng Beng sebagai bagian dari persiapan sembahyang.
“Kami bersihkan sebelum Ceng Beng, karena setelah itu tidak boleh lagi,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar membersihkan makam, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah meninggal dunia.
Sementara itu, Toni, tukang bersih kubur, mengaku telah puluhan tahun bekerja membersihkan makam dan merasakan peningkatan permintaan menjelang Ceng Beng.
“Dalam sepekan terakhir mulai ramai, kadang sehari bisa tiga sampai empat kubur, tetapi tidak menentu,” katanya.
Ia menambahkan, pekerjaan yang dilakukan meliputi mencabut rumput, membersihkan permukaan makam, hingga merapikan area di sekitar kuburan agar terlihat lebih rapi saat digunakan untuk berziarah.
Meningkatnya aktivitas pembersihan makam ini menunjukkan bahwa tradisi Ceng Beng masih dijaga oleh masyarakat Tionghoa di Sungailiat. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, momen ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk berkumpul dan berziarah bersama. (Juniver Anjeli/Inpalas)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....