Baznas Bangka Verifikasi Pesantren Calon Penerima Bantuan Sumur Bor

  • 02 Sep 2026 20:54 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bangka melakukan verifikasi permohonan bantuan pembangunan sumur bor di Pondok Pesantren Nurul Hikmah Al Azhar, Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, Rabu, 2 September 2026.

Verifikasi lapangan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi dan kebutuhan nyata di lingkungan pondok pesantren, khususnya terkait persoalan ketersediaan air yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi aktivitas para santri dan pengelola pesantren.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bangka diwakili Wakil Ketua II, Wisnu Andayana SE mengatakan verifikasi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang ada serta memetakan kebutuhan pondok pesantren secara lebih menyeluruh.

"Hasil verifikasi nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan BAZNAS Kabupaten Bangka dalam menindaklanjuti permohonan bantuan pembuatan sumur bor tersebut," kata Wakil Ketua II Baznas Bangka, Wisnu Andayana.

Diakuinya ketersediaan air yang memadai menjadi kebutuhan mendasar bagi pondok pesantren, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari para santri, mulai dari kebutuhan ibadah, kebersihan, hingga kegiatan pendidikan dan kehidupan di lingkungan pesantren.

"BAZNAS kabupaten Bangka juga telah menindaklanjuti proposal bantuan sumur bor ini ke BAZNAS RI pusat karena memang ada program bantuan air bersih BASNAS. Melalui verifikasi secara langsung, BAZNAS Kabupaten Bangka berupaya memastikan setiap bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat," ujarnya.

Sementara, pimpinan Ponpes Nurul Hikmah Al Azhar, Ustadz Muhammad Sholeh menyambut baik kunjungan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bangka untuk melakukan survei dan verifikasi lapangan untuk melihat fasilitas air bersih yang sudah ada.

"Saat ini kita sudah memiliki satu sumur gali dan satu sumur bor, namun karena seiring jumlah santri makin banyak dan juga musim kemarau, sehingga dikhawatirkan kekurangan air bersih dan membutuhkan tambahan sumur bor," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....