Kemarau Panjang Diperkirakan Terjadi hingga Oktober

  • 27 Jun 2026 15:36 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memperkirakam musim kemarau akan terjadi lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Kemarau diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026 mendatang.

Kepala Tim Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi, mengatakan musim kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh potensi fenomena El Nino yang dapat menyebabkan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah.

"Berdasarkan prediksi cuaca BMKG tahun ini, musim kemarau akan lebih panjang dan lebih kering karena adanya potensi El Nino," ujar Slamet kepada RRI, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, berkurangnya curah hujan berpotensi memengaruhi ketersediaan air bersih, aktivitas pertanian, hingga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Oleh karena itu, masyarakat diminta mulai melakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini.

BMKG juga mengimbau para petani untuk menyesuaikan jadwal tanam dengan kondisi cuaca serta memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan guna mengurangi risiko gagal panen.

Petani Tarmizi mengaku, pihaknya perlu melakukan perencanaan dalam penanggulangan musim kemarau nanti.

"Terutama kalau untuk nanam sayur, airnya harus cukup, cabai juga begitu, sumber air harus dipastikan tersedia dikala menghadapi kemarau panjang, biasa kita pake mesin penyedot air," katanya.

Kendati demikian dia berharap, hasil pertanian bisa tetap produktif sehingga para petani tidak merugi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....