Cuaca Panas- Kekeringan, Warga Diminta Bijak Gunakan Air Bersih
- 27 Jul 2026 11:45 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memimta masyarakat untuk bijak menggunakan air bersih. Hal ini menyusul prediksi cuaca panas dan kekeringan yang diperkirakan masih akan melanda wilayah Babel hingga dua bulan ke depan atau sampai September mendatang.
Plt. Kepala BPBD Babel, Agus Afandi, meminta warga menjaga kebersihan sumber air agar tidak tercemar selama musim kemarau berlangsung. Menurut data estimasi cuaca, puncak musim panas ini berpotensi menguras cadangan air di berbagai daerah.
"Cadangan air kita pasti akan berkurang jika kondisi panas ini terus terjadi. Masyarakat harus bijak memanfaatkan sumber air yang ada dan jangan sampai mencemarinya," ujar Agus, Senin 27 Juli 2026.
| Baca juga: Babel Masuki Musim Peralihan ke Kemarau |
Ia menambahkan, saat puncak kemarau tiba, sumber-sumber air alternatif yang selama ini diabaikan akan menjadi tumpuan utama warga. Jika sumber air utama tersebut tercemar, masyarakat akan kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Babel mendorong sinergi kuat antara pemerintah kabupaten dan kota untuk siap siaga menyalurkan bantuan.
"Jika sudah terjadi kekeringan ekstrem, kami harapkan kabupaten dan kota segera bersinergi memberikan bantuan air bersih secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya
Terpisah, Gubernur Babel, Hidayat Arsani, menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Babel dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mengakselerasi Visi RPJMD "Babel Berdaya 2029" untuk mewujudkan Kepulauan Bangka Belitung yang berdaya saing, berbudaya, mandiri, dan sejahtera.
Ia mengatakan, aksi tanggap darurat ini sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pemerintahan yang responsif, andal, dan terpercaya, sekaligus mendukung sasaran pembangunan sosial untuk mewujudkan kesehatan bagi semua warga.
"Air bersih adalah kebutuhan pokok masyarakat, bukan pilihan. Kekeringan dapat terjadi kapan saja dan berdampak langsung pada kehidupan warga. Oleh karena itu, Pemprov Babel bersama BPBD harus hadir secara cepat dan terukur," kata Hidayat.
Penyediaan bantuan air bersih serta keterbukaan alur permohonan ini menjadi bukti nyata dari sasaran pembangunan daerah dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif, bersih, dan melayani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....