Koperasi di Bangka Belitung Terus Tumbuh

  • 02 Mar 2026 18:52 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat perkembangan koperasi di Babel menunjukkan tren positif. Pada 2025 kemarin, jumlah koperasi di wilayah ini tercatat mencapai 1.671 unit, dengan mayoritas koperasi berada dalam kondisi aktif dan berkontribusi langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas KUKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arie Primajaya, mengatakan, jika koperasi di Babel memang terus tumbuh. Apalagi adanya koperasi merah putih akan menambah data koperasi tersebut.

“Ada 393 kooperasi merah putih. Yang memang lagi dipersiapkan untuk secara aktifnya aktif semua. Tetapi secara aktif itu dalam arti begini. Sudah berbadan hukum semuanya. Tinggal memang karena kooperasi merah putih ini menjadi programnya pusat,” kata Ari, Senin 2 Maret 2026.

Namun demikian, kata Ari, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini akan berkembang secara bertahap.

“Sehingga itu bertahap. Mulai dari pembangunan dulu. Nah sekarang ini kan insya Allah kan di bulan April-Maret ini kan secara nasional. Pak Prabowo berharap itu di atas 10 persen sudah se-Indonesia itu sudah mulai terselesaikan pembangunan,” ujarnya.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Bangka Belitung, Sopiar, mengatakan, dari total koperasi tersebut, sebanyak 1.248 koperasi berstatus aktif, sementara 423 koperasi lainnya belum aktif. Dari koperasi yang ada, 241 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola dan transparansi organisasi.

“Pelaksanaan RAT menjadi indikator penting untuk melihat sejauh mana koperasi dikelola secara sehat dan partisipatif. Kami terus mendorong koperasi agar rutin melaksanakan RAT setiap tahunnya,” ujar Sopiar.

Pertumbuhan jumlah koperasi di Bangka Belitung juga tercatat konsisten dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022 jumlah koperasi mencapai 1.150 unit, meningkat menjadi 1.188 unit pada 2023, lalu bertambah menjadi 1.227 unit pada 2024, dan melonjak signifikan pada tahun 2025 menjadi 1.671 unit.

"Pada tahun 2025 melonjak signifikan menjadi 1.671 unit, bertambah sebanyak 444 unit atau naik sekitar 36,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.

Sebaran koperasi di Bangka Belitung relatif merata. Kabupaten Bangka memiliki 339 koperasi atau sekitar 20,3 persen, Bangka Barat 208 koperasi (12,5 persen), Bangka Tengah 250 koperasi (15 persen), Bangka Selatan 166 koperasi (9,9 persen), Belitung 261 koperasi (15,6 persen), Belitung Timur 183 koperasi 11 persen), serta Kota Pangkalpinang sebanyak 264 koperasi atau sekitar 15,8 persen.

Sebelumnya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyebut sejumlah Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bergerak di sektor tambang sudah melakukan konsultasi ke Dinas ESDM Babel.

Diketahui koperasi tersebut melakukan pendampingan dan konsultasi terkait koperasi bergerak di sektor tambang.

“Karena banyak koperasi yang ke kita. Ini Koperasi Merah Putih, koperasi swasta, dan seterusnya. Selama orang datang ke sini, artinya kami beri pendampingan dan seterusnya,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Babel, Reskiansyah, Rabu 25 Februari 2026.

Dinas ESDM Babel akan memberikan panduan terkait dengan tertib pemenuhan, tertib administrasi yang dilakukan oleh Dinas ESDM Babel.

“Kalau yang baru dari sekian, yang kedengar-kedengar sekitar berapa, sekitar 40-an lebih, itu sekitar mendekati 20-an. Ada. Tapi yang Merah Putih, ya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....