Hari Sungai Nasional, Pendengar RRI Sungailiat Soroti Sungai Rusak dan Air Keruh

  • 27 Jul 2026 14:45 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – "Sungai itu urat nadi kita. Kalau kita kotori, dampaknya kembali ke kita dalam bentuk banjir atau krisis air bersih."

Pernyataan pendengar RRI Eprin itu mengemuka dalam diskusi Hari Sungai Nasional di program "Ngupi Pagi" RRI Pro 4 Sungailiat, Senin, 27 Juli 2026.

Eprin menekankan, menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah. "Hari Sungai Nasional ini harus jadi alarm bagi kita semua untuk lebih peduli. Apalagi sungai kita di Babel ini rusak dan airnya keruh," ujarnya.

Senada, Iwan menyoroti pentingnya edukasi berkelanjutan dan penegakan aturan pelestarian Daerah Aliran Sungai.

"Kita butuh aksi konkret. Komunitas warga dan pemerintah daerah harus sinergi. Jangan sampai anak cucu kita nanti hanya mengenal sungai yang kotor dan rusak," tegasnya.

Menurut Eprin, kesadaran harus dimulai dari hal terkecil di keluarga, seperti tidak membuang sampah rumah tangga ke aliran sungai.

Melalui peringatan Hari Sungai Nasional, para pendengar berharap kelestarian sungai di Bangka Belitung tidak hanya jadi wacana seremonial, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata seperti pembersihan berkala dan penataan bantaran sungai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....