Rasa Penasaran Tinggi, Anak Muda Rentan Mencoba Narkoba
- 05 Jun 2026 11:11 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama BNN Kabupaten Bangka, Bondan Wahyu Sukmana, mengingatkan generasi muda untuk mewaspadai rasa penasaran yang dapat menjadi faktor pendorong penyalahgunaan narkoba.
Menurut Bondan, rasa ingin tahu merupakan karakter yang umum dimiliki anak muda karena berada pada fase eksplorasi dan pencarian jati diri. Namun, apabila tidak diimbangi dengan pengetahuan yang memadai serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat, rasa penasaran tersebut dapat mengarahkan seseorang pada perilaku berisiko, termasuk mencoba narkoba.
“Sebagian besar pengguna narkoba tidak langsung berniat menjadi pecandu. Banyak yang awalnya hanya ingin mencoba coba saja karena penasaran. Namun, keputusan yang dianggap sepele tersebut dapat berujung pada ketergantungan dan menimbulkan berbagai dampak negatif dalam kehidupan,” ujar Bondan saat menjadi narasumber dalam acara Spada Prioritas Nasional di Pro2 RRI Sungailiat, Kamis, 4 Mei 2026.
Bondan menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan edukasi serta pengawasan kepada remaja. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dapat membantu mencegah munculnya rasa penasaran yang mengarah pada perilaku negatif.
“Anak muda perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai bahaya narkoba. Dengan pemahaman yang baik, mereka akan lebih mampu menolak ajakan atau pengaruh yang dapat membahayakan diri mereka,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pendengar pro2 Reisya, mengakui bahwa kebanyakan anak muda memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
"Anak muda memang memiliki rasa penasaran yang tinggi, tetapi kita harus bisa membedakan mana yang bermanfaat dan mana yang berbahaya. Jangan sampai karena ingin mencoba sesuatu, kita justru merugikan diri sendiri. Edukasi seperti ini penting agar generasi muda lebih memahami risiko penyalahgunaan narkoba,"
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....