Serap Tenaga Kerja, Babel Dukung Rekrutmen Pegawai KDKMP

  • 22 Apr 2026 15:09 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Rekrutmen pegawai KDKMP

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalu Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) mendukung tersedianya lapangan pekerjaan melalui seleksi nasional pegawai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini sedang berlagsung tahapannya.

Kepala Diskop UKM Bangka Belitung, Riza Aryani mengatakan, di Bangka Belitung akan berdiri 393 KDKMP. DI antaranya siap menerima pegawai.

“Dengan kooperasi ini mungkin serapan tenaga kerja. Selain manajernya, akan ada turunannya lagi. Iya, pasti. Itu kan kemarin kementerian kooperasi dengan kementerian sosial ya, sudah mengarahkan seperti kan, kalau memang grai itu nanti berfungsi dan akan berfungsi, otomatis kan dia perlu kasir, penjaga gudang, dan gitu,” kata Riza, Rabu 22 April 2026.

Riza mengatakan, KDKMP ini akan melibatkan masyarakat setempat di sekitaran koperasi tersebut.

“Namun tetap syaratnya kita mengarahkan masyarakat setempat. Karena kan kooperasi Merah Putih ini kan unik. Unik kan, KTP Selindung. Kooperasi selindung masuk dari situ. Jadi penyerapan tenaga kerja di situ. Dan didorong masuk di kooperasi itu,” ujarnya.

Sementara, rekrutmen nasional pagi pegawai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan dilakukan secara adil. Proses ini hanya akan menyaring sosok-sosok terbaik tanpa membuka ruang praktik tidak resmi.

Pemerintah juga memastikan tidak ada jalur khusus maupun "orang dalam" dalam proses seleksi tersebut. Seluruh pelamar wajib mengikuti mekanisme resmi yang telah ditetapkan panitia seleksi nasional.

"Jadi tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang menjamin kelulusan," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan, dalam konferensi pers, Rabu 15 April 2026.

la menjelaskan pendaftaran hanya dilakukan secara terpusat melalui laman phtc.panselnas.go.id tanpa dipungut biaya. Masyarakat diminta waspada terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

"Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....