Wujudkan Babel Ramah Perempuan, Candaan Merendahkan Diminta Dihentikan
- 07 Apr 2026 19:32 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Candaan yang merendahkan perempuan dinilai bukan hal sepele dan sebaiknya dihindari dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni Dr. Asyraf Suryadin, dalam Dialog Interaktif Pengarusutamaan Gender bertema “Menuju Bangka Belitung Ramah Perempuan dan Anak”.
Pernyataan itu menjawab pertanyaan pendengar melalui live chat YouTube bernama Rizqi yang menyoroti maraknya candaan yang merendahkan perempuan.
“Sebagai anak muda sering melihat candaan yang merendahkan perempuan itu dianggap biasa, sebenarnya itu termasuk masalah serius atau tidak?” tulis Rizqi dalam kolom live chat.
Menanggapi hal tersebut, Asyraf menegaskan candaan yang merendahkan perempuan tidak seharusnya dinormalisasi karena dapat menurunkan martabat perempuan.
“Candaan yang merendahkan perempuan sebaiknya kita hindari. Perempuan itu memiliki posisi yang sangat dihormati, bahkan dalam ajaran disebutkan ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi,” kata Asyraf pada Senin, 6 April 2026.
Ia menambahkan, sosok ibu memiliki kasih sayang yang besar dan berperan penting dalam membentuk karakter anak sehingga tidak pantas dijadikan bahan candaan.
“Perempuan, khususnya ibu, memiliki kasih sayang yang tidak terhingga dan berperan besar dalam membentuk perilaku anak. Karena itu mohon untuk tidak menjadikan perempuan sebagai bahan candaan,” ujarnya.
Melalui dialog tersebut, ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih menghargai perempuan serta menciptakan lingkungan yang ramah dan setara bagi perempuan dan anak di Bangka Belitung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....