Satu Dapur SPPG Bangka Diskorsing, Pasca Insiden Siswa Muntah Konsumsi MBG

  • 29 Mar 2026 13:55 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangka, diskors sementara setelah terjadi insiden yang diduga akibat kelalaian dalam penyediaan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa.

Insiden tersebut mencuat setelah lima siswa SMK di Sungailiat dilaporkan mengalami muntah-muntah dan dilarikan ke RSUD Depati Bahrin usai mengonsumsi roti yang disediakan oleh dapur SPPG sekitar 9 Maret 2026 kemarin. Dari 5 siswa, 1 diantaranya harus menjalani rawat inap di rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Menyikapi informasi itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Vini Awilia membenarkan, satu SPPG Imam Bonjol dihentikan sementara untuk tidak memberikan layanan MBG kepada sekolah sasaran.

“Informasinya memang untuk sementara dapur tersebut dihentikan operasionalnya sambil menunggu hasil pemeriksaan, karena siswa itu dugaannya bukan keracunan makanan, kemungkinan ada penyakit penyerta, atau seperti apa, maka masih menunggu hasil pemeriksaan,” ujar Vini kepada RRI, Minggu, 29 Maret 2026.

Pihak terkait langsung mengambil langkah cepat dengan menghentikan operasional dapur SPPG yang bersangkutan. Skorsing dilakukan guna kepentingan investigasi lebih lanjut serta memastikan keamanan konsumsi makanan bagi para siswa.

Langkah ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden yang menimbulkan gangguan kesehatan tersebut.

Sementara itu, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Bangka Dinda Putri Irhamna tidak merespons saat dikonfirmasi RRI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....