Koperasi di Bangka Tengah Ingin Jadi Suplayer MBG, tapi Terkendala Regulasi
- 29 Jul 2026 22:48 WIB
- Sungailiat
RRI.CO,ID, Bangka Tengah - Koperasi Merah Putih (KMP) di Bangka Tengah belum dapat terlibat optimal dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyebabnya, aturan antara koperasi dan SPPG belum sinkron.
Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi yang digelar Pemkab Bangka Tengah di Ruang Rapat Besar Sekretariat Daerah, Rabu, 29 Juli 2026.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, mengatakan kendala tersebut muncul karena masing-masing pihak memiliki aturan dan ketentuan yang harus dipatuhi.
"Mudah-mudahan melalui pertemuan ini kita dapat menemukan solusi terbaik agar kerja sama dapat berjalan dengan baik," kata Efrianda dalam keterangan yang diterima RRI.
Ia menegaskan SPPG merupakan program strategis pemerintah pusat yang membutuhkan dukungan penuh pemerintah daerah.
"Ini merupakan proyek pemerintah pusat, sehingga kita sebagai pemerintah daerah tentu harus memberikan dukungan penuh. Sinergi antara pemerintah, koperasi, dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan agar program ini dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Zul, salah seorang pengurus KMP, berharap ada peluang pihaknya menyuplai kebutuhan dapur MBG.
"Kalau KMP saya kira mampu menyuplai kebutuhan SPPG atau dapur MBG. Banyak potensi usaha yang bisa digali dan dimaksimalkan oleh KMP. Semoga melalui pertemuan hari ini terbuka peluang itu," ucapnya. (Rilis)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....