Ombudsman Dorong Optimalisasi Bank Sampah Atasi Persoalan Sampah
- 06 Mar 2026 16:12 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemanfaatan bank sampah di daerah dinilai perlu terus didorong sebagai salah satu solusi dalam mengatasi persoalan sampah di Bangka Belitung. Selain membantu mengurangi volume sampah, bank sampah juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Asisten Ombudsman RI Perwakilan Bangka Belitung, Zennia Yulanda, dalam dialog interaktif Bincang Bersama Ombudsman di Radio Republik Indonesia Sungailiat, Jumat (6/3/2026).
Menurut Zennia, keberadaan bank sampah sebenarnya dapat menjadi solusi efektif jika dikelola secara konsisten dan mendapat dukungan dari masyarakat serta pemerintah daerah.
“Bank sampah tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, tetapi juga bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu pemanfaatannya perlu terus dioptimalkan,” ujarnya.
Ia menilai, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari rumah menjadi kunci utama agar program bank sampah dapat berjalan dengan baik. Tanpa partisipasi aktif masyarakat, potensi bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah akan sulit berkembang.
Selain itu, Zennia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembinaan serta pendampingan terhadap pengelola bank sampah di tingkat desa maupun kelurahan.
Sementara itu, sejumlah masyarakat menilai keberadaan bank sampah dapat menjadi langkah positif dalam mengurangi sampah rumah tangga. Sultan, salah seorang warga, mengatakan jika dikelola dengan baik, bank sampah bisa membantu masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
“Kalau masyarakat terbiasa memilah sampah dan menabung di bank sampah, sampah yang dibuang ke tempat pembuangan juga bisa berkurang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Rian yang berharap program bank sampah semakin diperluas di berbagai wilayah agar lebih banyak masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan sampah secara mandiri.
“Selain lingkungan lebih bersih, masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari sampah yang dikelola,” katanya.