Peran Masyarakat Wujudkan Toleransi di Ruang Digital

  • 10 Feb 2026 18:25 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Peran masyarakat dalam menyikapi perkembangan teknologi digital dituntut untuk menerapkan sikap bijak dalam beragama di ruang maya melalui peningkatan literasi digital dan penguatan nilai toleransi antarumat beragama.

Ruang digital saat ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, termasuk dalam aktivitas keagamaan. Media sosial dan berbagai platform digital kerap digunakan sebagai sarana dakwah, diskusi, hingga penyebaran informasi keagamaan. 

"Akan tetapi, di sisi lain, ruang maya juga rentan menjadi tempat munculnya ujaran kebencian, intoleransi, dan penyebaran paham keagamaan yang bersifat ekstrem," ujar Selly Rahmawati duta inisiatif Indonesia saat memberikan tanggapan dalam acara spada prioritas nasional pro2 RRI Sungailiat. 

Selli menilai literasi digital menjadi kunci utama agar masyarakat mampu memilah dan memahami konten keagamaan yang beredar di dunia maya. Kemampuan berpikir kritis, memverifikasi sumber informasi, serta memahami konteks pesan dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan provokasi yang mengatasnamakan agama.

Reisya, seorang pendengar pro2 berpendapat bahwa perkembangan teknologi digital seharusnya menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan toleransi antarumat beragama.

"Namun, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyaring informasi keagamaan di media sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh konten yang bersifat memecah belah," ujar Reisya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....