Mudik Gratis, Antarkan Para Pemudik Babel Tiba di Kampung Halaman
- 16 Mar 2026 23:28 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belinyu - Program mudik gratis telah mengantarkan para pemudik hingga ke kampung halamannya di Pulau Bangka dan Belitung. Mereka dari Jakarta dan tiba Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu Kabupaten Bangka, Senin sore, 16 Maret 2026.
Kedatangan para pemudik itu disambut langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani bersama unsur Forkopimda. Program Mudik Gratis ini merupakan inisiatif TNI Angkatan Laut yang setiap tahun memanfaatkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI)
Sebanyak 10 unit bus dari PT Timah serta 6 unit bus dari Pemerintah Kabupaten Bangka dan Pemerintah Kota Pangkalpinang disiapkan untuk mengantar para pemudik ke berbagai wilayah tujuan di Bangka Belitung. Program Mudik Gratis 2026 ini menargetkan sekitar 1.000 pemudik dengan rute pelayaran Jakarta–Bangka–Belitung–Jakarta menggunakan kapal TNI Angkatan Laut.

KRI TNI AL yang membawa pemudik dengan rute pelayaran Jakarta– Tanjung Gudang Belinyu Kabupaten Bangka tiba Senin sore, 16 Maret 2026 (Dok: Biro Adpim Babel)
“Selamat datang sepradik-sepradik di kampung halaman. Kita sudah dibantu oleh TNI AL mulai dari keberangkatan hari Minggu kemarin hingga hari ini tiba di Babel," sambut Gubernur Babel.
Gubernur Hidayat menegaskan Pemprov Babel akan terus mendukung program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia meyakini Program dapat memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Pemprov Babel tidak lain dan tidak bukan hanya ingin berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Negeri kita adalah negeri yang penuh dengan rasa tanggung jawab,” tegasnya.

Gubernur Babel Hidayat Arsani menyampaikan sambutan selamat datang kepada para pemudik di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu Kabupaten Bangka, Senin sore, 16 Maret 2026 (Dok: Biro Adpim Babel)
Pemudik tujuan Belitung, Ridho Adityo (20), mengatakan program ini sangat membantu masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antar pulau tanpa harus memikirkan biaya transportasi.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan TNI AL yang sudah menyediakan mudik gratis ini. Dengan adanya program ini kami bisa pulang ke Belitung untuk berkumpul bersama keluarga saat Lebaran, terkhusus mahasiswa yang merantau,” tutur Ridho.
“Program ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ke depan kuotanya bisa lebih banyak agar lebih banyak lagi warga yang bisa merasakan manfaatnya,” kata Natasya (19) yang mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis.
Selama perjalanan, para pemudik juga mendapatkan fasilitas makan untuk berbuka puasa dan sahur di atas kapal sejak keberangkatan, Minggu, 15 Maret 2026. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis. (Rilis: Aliyah/Genas/Biro Adpim Babel)