KSOP Tanjungpandan Siap Layani Arus Mudik dan Balik Lebaran
- 13 Mar 2026 12:55 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah melalui jalur laut.
Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Candra, mengatakan persiapan angkutan laut Lebaran tahun ini dilakukan berdasarkan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026.
"Rencana operasi angkutan laut ini dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan angkutan Lebaran Tahun 2026 atau 1447 Hijriah," kata Bambang, Jumat 13 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah armada kapal telah disiapkan untuk melayani rute dari dan menuju Belitung selama periode angkutan Lebaran. Di antaranya kapal cepat Ekspres Bahari dengan rute Tanjungpandan menuju Pangkal Balam dengan kapasitas sekitar 400san penumpang.
Selain itu terdapat KM Lawit dengan kapasitas sekitar 1.247 penumpang yang melayani rute Tanjung Batu menuju Pontianak dan Tanjung Priok. Kemudian kapal roro KM Sawita dengan kapasitas sekitar 176 penumpang yang melayani rute Tanjungpandan menuju Tanjung Priok serta KM Salvia dengan kapasitas sekitar 174 penumpang yang melayani rute sebaliknya.
Bambang mengatakan, posko angkutan Lebaran akan mulai beroperasi pada 13 Maret hingga 30 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai instansi terkait seperti PT Pelindo Regional Tanjungpandan, Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, BMKG Tanjungpandan, Satpolair Polres Belitung, Lanal, Basarnas, Balai Karantina Kesehatan, hingga operator kapal.
"Untuk persiapan angkutan Lebaran ini, sejumlah instansi sudah kami libatkan dalam rapat koordinasi bersama guna memastikan kelancaran pelayanan penumpang selama periode mudik," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi terhadap beberapa isu strategis seperti keterbatasan kapasitas terminal penumpang, potensi penumpukan kendaraan, serta keterbatasan lahan parkir di kawasan pelabuhan.
"Pengaturan pelayanan oleh petugas di terminal penumpang sudah disiapkan. Jika lokasi parkir yang ada sudah penuh, maka akan dibuka tambahan area parkir di sisi lainnya," kata Bambang.
Lebih jauh, berdasarkan data tahun sebelumnya, jumlah penumpang angkutan laut pada Lebaran 2025 tercatat sebanyak 11.239 orang. Sementara pada tahun 2026 diprediksi meningkat menjadi sekitar 11.463 orang atau naik sekitar 1 hingga 2 persen.
Untuk prediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 28 Maret 2026.
Dari sisi keselamatan pelayaran, pengamanan di laut juga akan diperkuat dengan dukungan kapal patroli dari Satpolair, Basarnas, TNI AL, serta KSOP yang akan bersinergi selama periode angkutan Lebaran.