Operasi Ketupat 2026, Polres Belitung Terjunkan Ratusan Personel Pengamanan
- 12 Mar 2026 18:21 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Polres Belitung menerjunkan ratusan personel gabungan dalam Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kabupaten Belitung.
Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di halaman Mapolres Belitung, Kamis 12 Maret 2026 sore.
Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya menyiagakan lebih dari 200 personel gabungan yang terdiri dari 79 personel Polres Belitung dan 132 personel dari instansi terkait.

Selain itu, kepolisian juga menyiapkan enam pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Pos tersebut berada di Bandara H.AS Hanandjoeddin, Pelabuhan Tanjungpandan, kawasan Kuliner Satam, Pantai Tanjung Pendam, Pantai Tanjung Tinggi, serta Tanjung Kelayang.
"Total ada enam pos, terdiri dari dua pos pelayanan dan empat pos pengamanan di titik-titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan," kata Sarwo Edi Wibowo.
Ia menyebutkan, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Belitung menjelang Lebaran diprediksi tetap aman dan kondusif.
Untuk menjaga kondisi tersebut, Polres Belitung akan mengedepankan langkah preventif melalui patroli rutin, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan di pusat keramaian seperti pasar tumpah dan pusat perbelanjaan.
"Kami melaksanakan patroli rutin dan pengaturan lalu lintas setiap hari, pagi dan sore. Pada jam-jam tertentu saat masyarakat berbelanja di pusat keramaian juga akan dilakukan patroli," ujarnya.
Selain itu, pengamanan juga akan difokuskan pada malam takbiran dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan Forkopimda untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Sementara itu, Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda terus berkoordinasi untuk memastikan keamanan selama periode mudik dan Lebaran.
"Dari gelar pasukan tadi terlihat semua solid dan terus berkoordinasi, baik dari pemerintah daerah maupun Forkopimda untuk menjaga keamanan," kata Djoni.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan rumah yang ditinggalkan tetap dalam pengawasan.
"Kepada masyarakat yang mudik, rumah yang ditinggalkan sebaiknya dititipkan kepada RT atau warga terdekat agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa kita hindari," ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para pemudik agar berhati-hati selama perjalanan agar selamat sampai tujuan.