Wisata Desa Liya Togo Wakatobi

  • 07 Okt 2024 06:48 WIB
  •  Baubau

KBRN,Wakatobi : Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara dikenal dengan surga bawah lautnya yang berhasil mengambil hati para penyelam. Warna-warni soft coral yang begitu banyak serta ikan-ikan kecil beraneka jenis, jadi salah satu alasan untuk menikmati bawah laut Wakatobi.

Menikmati sisi lain dari Wakatobi bisa didapatkan dengan berkunjung ke Desa Liya Togo di Wangi-Wangi. Wilayah yang dulu pernah menjadi bagian dari Kesultanan Buton ini memiliki daya tarik yang berbeda namun tak kalah istimewanya.

Letak desa Liya Togo tepatnya di bagian selatan pulau Wangi-wangi. Jarak yg ditempuh dari ibu kota kabupaten sekitar 8 km. Di sini,wisatawan bisa berkeliling melihat deretan rumah adat orang Buton bernama Banua Tada yang berbentuk rumah panggung dengan atap rumbia.

Selain itu, ada juga situs budaya berupa bangunan kayu yang biasa dijadikan sebagai tempat bermusyawarah oleh masyarakat setempat,bernama Baruga.

Dilansir dari IndonesiaTravel.com saat berkunjung ke Liya Togo.Wisatawan diharuskan menggunakan sarung kain tenun khas masyarakat Liya Togo.

Desa Liya Togo memiliki dua bangunan bersejarah yang masih eksis dan terawat hingga kini. Bangunan tersebut adalah Benteng Liya yang mengelilingi desa dan Masjid Mubarok. Keduanya merupakan peninggalan Kerajaan Buton yang telah dibangun sejak tahun 1546 dan memiliki ciri khas arsitektur abad ke-20.

Desa Liya Togo menyediakan homestay tradisional yang merupakan rumah panggung khas desa. Homestay ini sudah dilengkapi fasilitas yang nyaman bagi tamu yang menginap. Menerapkan konsep CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability), seisi rumah sudah disterilisasi. Toiletnya pun sudah modern dan juga steril. Jadi, Wisatawan bisa menikmati liburan di desa ini dengan nyaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....