Harga Ayam Masih Stabil, Kenaikan jelang Lebaran Diperkirakan Hanya Rp2 Ribu

  • 12 Mar 2026 10:28 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, harga ayam potong di pasar Kabupaten Sorong masih terpantau stabil. Para pedagang menyebutkan belum ada kenaikan signifikan, meski biasanya harga mulai bergerak naik satu hingga dua hari sebelum Lebaran.

Salah satu pedagang ayam, Muji (50), mengatakan harga ayam saat ini masih dalam kisaran normal.

“Untuk harga ayam saat ini masih normal. Ada yang Rp38.000, ada yang Rp40.000, ada juga yang Rp50.000 per ekor. Sampai sekarang belum ada kenaikan harga,” ujarnya

Muji memperkirakan kenaikan harga baru akan terjadi menjelang hari raya, namun tidak terlalu tinggi, Menurutnya pedagang tidak bisa menaikkan harga terlalu tinggi karena daya beli masyarakat saat ini sedang menurun.

“Paling nanti menjelang Lebaran, H-1 atau H-2 saja baru naik. Itupun paling naik sekitar dua ribu rupiah per ekor. Yang Rp38.000 mungkin jadi Rp40.000, yang Rp40.000 jadi sekitar Rp45.000,” katanya.

Muji mengungkapkan bahwa kondisi penjualan ayam saat ini jauh menurun dibandingkan biasanya, bahkan saat bulan puasa.

“Biasanya sehari bisa jual sampai 200 sampai 300 ekor. Sekarang tinggal 100 sampai 150 ekor saja per hari. Puasa kemarin saja sudah sepi, sekarang lebih sepi lagi. Jauh sekali perbandingannya dengan dulu,” ungkapnya.

Muji mengatakan, bahwa ayam yang dijual berasal dari peternakan miliknya sendiri di wilayah lokal. Ia membeli bibit ayam (DOC) serta pakan untuk kemudian dibesarkan sebelum dijual di pasar.

“Saya ternak sendiri. Beli DOC dan pakan. Sekarang bibit kalau dari Makassar sekitar Rp14 ribu, dari Jayapura Rp13 ribu. Pakannya juga sekitar Rp570 ribu,” katanya.

Ia berharap pemerintah tetap membuka jalur perdagangan ayam dari luar daerah, namun jumlahnya bisa dikendalikan agar peternak lokal tetap bisa bertahan, Menurutnya, masyarakat di Sorong juga lebih menyukai ayam segar yang dipotong langsung di pasar.

“Masyarakat sini sebenarnya senang ayam segar. Saya ini peternak ayam potong sendiri, jual sendiri, potong sendiri. Jadi harapannya peternak lokal juga bisa tetap hidup,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita