Pemerintah Provinsi Mengapresiasi Pengembangan UMKM di PBD
- 13 Feb 2026 17:04 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Kegiatan Kurasi UMKM 4th Kasuari dan Kick Off Strategic Regional Program ‘Torang Creative and Ecotourism Festival (TCEF) tahun 2026’ yang diselenggarakan Oleh Kantor Bank Indonesia (BI) Papua Barat, bertempat di Vega Hotel & Convention, Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya, Kamis 12 Februari 2026.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah, karena Bank Indonesia memiliki peran aktif dalam mengembangkan UMKM di Provinsi ini, hal ini dikatakan Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu yang diwakili oleh Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Viktor Fransiskus Solossa saat menghadiri kegiatan itu.
“Tentunya kami mengapresiasi kehadiran dan peran aktifnya dalam pengembangan UMKM di Papua Barat Daya dan senantiasa mengharapkan keterlibatan BI melalui berbagai ragam kegiatan yang mendorong pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku usaha lokal,”ucapnya.
Lanjut Viktor, selain memberi apresiasi pemerintah provinsi juga memberi dukungan yang berkelanjutan dari Bank Indonesia, tidak hanya dalam bentuk pendampingan konseptual, tetapi juga melalui fasilitasi pelatihan, bantuan sarana dan prasarana produksi yang tepat guna.
“Juga peningkatan kapasitas UMKM, terutama di bidang digitalisasi pemasaran dan penguatan daya saing usaha. Pendekatan yang komprehensif ini sangat relevan dengan kebutuhan UMKM Papua Barat Daya yang sedang bertumbuh,”ujarnya.
Viktor kemudian menjelaskan jika upaya nyata BI dengan melibatkan UMKM Papua Barat Daya dalam memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Salah satu contoh yang membanggakan adalah Sinagi Papua, produsen bumbu asin nipah khas Suku Moi tahun 2025, difasilitasi oleh BI untuk tampil pada Trade Expo Indonesia di ICE BSD, Tangerang di sebuah pameran yang berskala internasional, dan berhasil membukukan Letter of Intent dengan aggregator besar,”tuturnya.
Dengan keberhasilan tersebut, kata Viktor BI memberikan inspirasi dan semangat baru bagi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, untuk semakin mendorong pola penjualan berbasis Busi ness-to-Business (B28) bagi UMKM daerah.
“Tidak hanya Sinagi Papua, kami juga mengap resiasi dukungan Bank indonesia dalam pemberdayaan usaha mama-mama Papua dan perempuan lokal di Papua Barat Daya, antara lain melalui UMKM Papua Designs, Abon Ikan Miareto, dan Rumah Etnik Papua,”tuturnya.
Diakhir sambutannya Viktor menyambut baik rencana penyelenggaraan TCEF dan berharap agar sinergi dan hubungan baik yang selama ini telah terjalin dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat, demi mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat Provinsi Papua Barat Daya khususnya melalui penguatan UMKM, ekonomi kreatif, dan ekowisata. ( NIR)