Waspadai Sniffing! Modus Pembobolan Rekening Lewat WhatsApp
- 31 Jul 2025 19:13 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong : Aksi peretasan dengan mencuri data digital kian marak, banyak warga masyarakat yang menjadi korban dimana data pribadi mereka diretas oleh beberapa oknum dan digunakan secara tidak bertanggung jawab bahkan rekening mereka di bank dapat dengan mudah dibobol.
Suatu cara yang dilakukan oleh para peretas ini dengan menggunakan metode Sniffing yakni peretasan yang memungkinkan pelaku mengintip dan mencuri data digital yang dikirim melalui jaringan internet, terutama WiFi publik.
Kejahatan siber dengan modus sniffing kini menjadi ancaman serius bagi keamanan data pribadi masyarakat, terutama yang aktif menggunakan layanan mobile banking. Pelaku kejahatan kini semakin lihai menyasar korban melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.
Modus ini sering dilakukan dengan mengirim file berbahaya berformat APK yang disamarkan sebagai foto atau dokumen pengiriman paket, undangan acara secara online, atau modus mendapatkan hadiah. Begitu korban mengklik file tersebut, aplikasi jahat otomatis terinstal dan mulai mencuri data penting seperti username dan password m-banking, informasi kartu kredit, bahkan email pribadi.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Digital modus Sniffing yang harus kita waspadai yakni :
1. Pelaku berpura-pura sebagai kurir paket
2. Mengirim file.APK berkedok foto
3. Memanfaatkan WiFi publik untuk menyusup data
Bagaimana cara mencegah M-Banking agar tak dibobol Sniffer ?
1. Yang harus anda lakukan yakni jangan klik link atau file dari nomor tidak dikenal
2. Unduh aplikasi hanya dari Play Store atau App Store
3. Aktifkan notifikasi transaksi m-banking
4. Cek mutasi rekening secara berkala
5. Ganti password secara rutin
6. Hindari WiFi publik untuk transaksi keuangan
Jika sudah terlanjur Klik File? Lakukan hal ini segera:
1. Matikan koneksi internet atau aktifkan mode pesawat
2. Hapus aplikasi asing yang terinstal tanpa izin
3. Bersihkan cache dan data di pengaturan HP
4. Ganti semua password penting, termasuk email dan m-banking
5. Lakukan reset pabrik (factory reset) jika perlu
Jadilah pengguna yang cerdas digital dan aman bertransaksi karena satu klik bisa jadi awal bencana jika kita lengah. Laporkan kejahatan digital ke call center bank Anda atau pihak berwenang. Masyarakat harus lebih waspada terhadap pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal. Jangan sembarangan klik file atau tautan yang dikirim via WhatsApp.