Catatan Redaksi : “Tumbangnya Pohon Beringin”

  • 07 Feb 2025 13:28 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong : Kekuatan partai golkar di papua barat daya, sudah tak bisa di ragukan. Memperoleh 8 kursi di DPRP Papua Barat Daya, 6 Kursi di DPRK kota sorong, menunjukkan bahwa golkar masih punya peran penting dalam perpolitikan di tanah papua barat daya, maupun di ibu kota provinsi yakni kota sorong.

Namun perolehan kursi legislative tidak di barengi dengan kemenangan pada pilkada November 2024 lalu, semua “jagoan” golkar di papua barat daya baik itu kota dan kabupaten tumbang, kecuali di kabupaten sorong, dimana sang ketua Jhony Kamuru berhasil kembali menjadi bupati sorong untuk periode keduanya.

Lalu bagaimana eksistensi partai beringin ke depannya..?

Kita persempit narasinya menjadi Golkar Papua Barat Daya dan Golkar Kota Sorong :

Golkar Kota Sorong

Saat ini di ketuai oleh Petronela Kambuaya, dalam Pileg 2024 lalu, Petronela terpilih menjadi anggota DPRK Kota Sorong, namun karena maju sebagai calon Walikota Sorong, Petronela harus mundur dari jabatannya dan di ganti oleh Joungky Soisa.

Dalam perhelatan pilkada, Petronela Kambuaya hanya berada di peringkat kedua, sementara calon terpilih adalah pasangan Septinus Lobat – Anshar Karim.

Cukup menarik melihat situasi saat ini, mengingat Septinus Lobat Walikota Sorong terpilih, belum mempunyai partai atau lebih tepatnya, belum menjadi ketua dari salah satu partai yang ada di kota sorong.

Di sisi lain, Musda untuk pemilihan ketua golkar kota sorong yang seyogyanya di laksanakan pada bulan desember 2024 lalu, di tunda, dan akan di laksanakan setelah pelantikan kepala daerah terpilih.

Akankah ini menjadi sinyal bahwa posisi Mama Petronela Kambuaya, bisa saja tergantikan dengan memberikan kursi tersebut kepada Septinus Lobat, karena mengingat posisi Ketua DPR Kota sorong juga di miliki partai golkar sebagai pemenang kursi terbanyak yakni 6 kursi.

Petronela Kambuaya.S.Pd.M.pd

Golkar Papua Barat Daya

Banyak orang menyetujui, bahwa mantan Ketua DPD Golkar Papua Barat Daya yang juga walikota 2 periode Lambert Jitmau, sukses menghantarkan partai berlambang pohon beringin ini menjadi jawara di papua barat daya.

Walau harus melepaskan jabatannya pada agustus tahun 2022, namun eksistensinya Bersama partai golkar masih susah di hadang. Alasannya, melepaskan jabatan di tahun 2022 dan Pileg di tahun 2024 (kisaran 2 tahun) namun partai golkar papua barat daya, mampu menjadi pemenang.

8 kursi yang di raih partai golkar, bukanlah hal yang mudah di tengah sang ketuanya sudah tidak lagi menjabat. Namun Partai Golkar Papua Barat Daya menunjukkan bahwa kader mereka masih di percaya oleh rakyat papua barat daya.

Masyarakat pun tersentak, ketika perjuangannya membesarkan partai golkar, ‘Di Balas” dengan pertukaran rekomendasi partai. Ketika selangkah lagi siap untuk bertarung di pilkada papua barat daya, rekomendasi yang di dapat LJ sapaan akrabnya, di ganti ke orang lain, karena adanya perubahan pimpinan di kepengurusan partai Golkar pusat.

Hasil pilkada pun telah keluar, “jagoan” golkar papua barat daya harus kalah. Dan kini yang menarik dari Golkar Papua Barat Daya, adalah siapakah yang akan memimpin partai tersebut 5 tahun mendatang, mengingat posisi LJ saat ini bukan lagi Ketua Golkar Papua Barat daya.

“Saya kayaknya hanya akan mengurus golkar kabupaten saja, saya tidak mau naik di calonkan sebagai Ketua Golkar Papua Barat Daya, saya agak shock melihat kasus LJ, yang benar-benar membesarkan partai golkar, namun rekomendasi pindah ke tangan orang lain.”ujar Jhony Kamuru Bupati terpilih Kabupaten Sorong yang juga ketua golkar kabupaten sorong, saat di tanyai RRI.

Sementara LJ yang di temui belum lama ini di kantor DPR Kota sorong mengaku akan kembali maju merebut kursi ketua Golkar Papua Barat Daya. ‘Semua sudah tahu bagaimana saya membesarkan partai ini, dan saya tidak mau memberikan secara cuma-cuma kursi empuk itu kepada orang lain yang tidak pernah bekerja, karena saya bukan orang yang hanya mau duduk manis, dan menerima kerja keras orang lain.”Kata LJ saat di wawancarai RRI.

Menarik melihat dinamika ke depan, siapakah yang akan mempimpin Golkar Kota Sorong dan Golkar Papua Barat Daya ? Kita Tunggu Saja…. (selesai)

Drs.Ec.Lambert Jitmau.MM

Rekomendasi Berita