Musim Kemarau, Nelayan Sintang Raup Jutaan Rupiah dari Sungai Kapuas

  • 06 Okt 2026 15:56 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Musim kemarau yang membuat debit air Sungai Kapuas di Kabupaten Sintang menyusut membawa berkah tersendiri bagi nelayan lokal. Kondisi sungai yang surut membuat sejumlah nelayan mendapatkan tangkapan ikan lebih banyak.

Salah satunya dirasakan Ridwan, nelayan asal Mensiku Pantai, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang yang telah hampir 20 tahun menggantungkan penghasilan dari Sungai Kapuas. Ia mengaku hasil tangkapannya cenderung meningkat ketika kondisi sungai mengalami surut.

Ia mengatakan, satu kali hasil tangkapan, Ridwan bisa mendapatkan sekitar 10 hingga lebih dari 20 kilogram ikan, tergantung kondisi cuaca.

“Satu malam satu hari kita carinya, kadang-kadang bisa 10 atau 20-an kilo. Tergantung cuaca. Kalau cuacanya bagus, saya bisa dapat 20. Kalau cuacanya jelek, dapat 10 atau 15 kilogram,” ujar Ridwan, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ridwan menuturkan, kondisi sungai yang surut membuat ikan lebih mudah ditangkap. Ikan-ikan yang biasanya menyebar di perairan akan berkumpul di bagian sungai yang masih memiliki air.

“Kalau sedang surut banyak dapat ikan, karena ikannya sudah tidak ada tempat untuk lari lagi, jadi berkumpul. Untuk menangkapnya kita pakai jaring,” katanya.

Beragam jenis ikan air tawar menjadi hasil tangkapan Ridwan. Beberapa di antaranya adalah ikan lais, tapah, baung, bengak dan pacil yang ditangkap di sepanjang Sungai Kapuas.

Dari hasil tangkapan tersebut, Ridwan bisa memperoleh pendapatan hingga jutaan rupiah. Dalam sekali penjualan, hasilnya bisa mencapai sekitar Rp1 juta, bahkan pada hasil tangkapan terbanyak mampu mencapai Rp3,6 juta.

“Biasa kita jual ke pedagang di Pasar Sintang,” ujarnya.

Dari berbagai jenis ikan yang ditangkap, ikan baung, tapah dan lais menjadi beberapa jenis yang paling banyak diminati pembeli.

Ridwan mengatakan, menjadi nelayan bukan pekerjaan baru baginya. Hampir dua dekade ia menjalani profesi tersebut dengan mengandalkan hasil alam Sungai Kapuas sebagai sumber penghasilan.

Bagi Ridwan dan nelayan lokal lainnya, kondisi Sungai Kapuas yang surut pada musim kemarau menjadi kesempatan untuk meningkatkan hasil tangkapan. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....