Sumur Kering, Permintaan Sambungan PDAM Meningkat 25-30 Persen

  • 21 Sep 2026 09:17 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Warga Sintang keluhkan krisis air bersih dampak kemarau dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan sumur kering, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terpaksa harus membeli air dan ada yang melakukan sambungan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk mendapatkan sumber air bersih.

Salah seorang warga Sintang, Ica mengaku memilih memasang sambungan air bersih karena kondisi sumur yang selama ini digunakan mulai mengering akibat musim kemarau. Dalam kondisi darurat tersebut, pemasangan PDAM menjadi pilihan yang dinilai dapat memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Sebelumnya, Ica sempat enggan memasang sambungan PDAM karena khawatir biaya yang harus dikeluarkan cukup mahal dan tidak sesuai dengan kemampuan ekonominya.

“Ternyata setelah menggunakan layanan PDAM, kekhawatiran tersebut ternyata tidak sepenuhnya terbukti. Besaran biaya yang harus dibayarkan juga bergantung pada jumlah pemakaian air. Ia menilai keberadaan layanan PDAM sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau,” kata Ica.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Senentang Sintang, Jane Elsabeth Wuysang mengatakan terjadi peningkatan sebesar 25 – 30 persen permintaan pasang baru dan yang sudah berlangganan kemudian buka kembali meningkat 5-10 persen.

“Lonjakan permintaan sambungan baru sampai dengan hari ini cukup besar animo masyarakat untuk melakukan penyambungan baru, demikian juga unutk pelanggan kami yang pasif, mereka minta buka Kembali, iniformasi yang kami terima banyak warga sumurnya kering,” kata Jane, Minggu, 20 September 2026.

Kondisi tersebut menunjukkan dampak kemarau terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Sintang. Meningkatnya permintaan sambungan PDAM menjadi salah satu pilihan warga untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang sumber air dari sumur sudah tidak lagi mencukupi. (Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....