Duta Genre Wadah Apresiasi Remaja
- 06 Okt 2026 09:00 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Audisi Duta Generasi Berencana (Genre) Tahun 2026 digelar sebagai wadah apresiasi bagi para remaja dan pemuda yang telah menjadi teladan sekaligus pelopor dalam mengampanyekan Program Generasi Berencana melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah, perguruan tinggi, maupun lingkungan masyarakat.
Ketua Panitia Audisi Duta Generasi Berencana (Genre) Tahun 2026 Muhammad Nafer Fedly Kurniawan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat sekaligus memberikan apresiasi kepada remaja yang menjadi pelopor Program Generasi Berencana, meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya perencanaan kependudukan dan kehidupan berkeluarga, serta menjaring peserta terbaik untuk menjadi Bintang Generasi Berencana yang nantinya mewakili daerah ke tingkat provinsi hingga nasional.
”Dalam kegiatan tersebut juga hadir Bintang Generasi Berencana perwakilan Sintang Tahun 2023, yang menjadi salah satu contoh remaja berprestasi yang mampu mengembangkan kiprahnya dari tingkat daerah hingga melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Muhammad Nafer Fedly Kurniawan, Minggu, 4 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pendaftaran audisi pada 28–30 September 2026, dilanjutkan penjaringan peserta pada 30 September 2026, khususnya dari sekolah-sekolah yang mengirimkan peserta melebihi kuota. Selanjutnya, technical meeting dan penyampaian materi dilaksanakan secara daring pada 1 Oktober 2026. Tahapan inti audisi dilaksanakan pada Minggu, 4 Oktober 2026 di Aula Bank Kalbar, yang meliputi pembukaan, penyampaian materi, pre-test, pewacanaan, Leadership Group Discussion (LGD), serta ajang bakat. Sementara itu, tahapan final dan penutupan dijadwalkan pada Senin, 5 Oktober 2026, di Aula Bank Kalbar.
Proses penilaian peserta dilakukan secara komprehensif melalui lima bidang utama, yaitu ketahanan remaja, pengetahuan dan wawasan, psikologi, kesehatan reproduksi remaja, serta isu dan kebutuhan remaja. Kegiatan ini dinilai bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan investasi masa depan untuk membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berwawasan.
“Meski dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu persiapan, kesibukan akademik peserta, serta tantangan koordinasi dan mobilitas dari sejumlah wilayah, seluruh kendala tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan pada tahun-tahun berikutnya,” Ucapnya. (Tin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....