Pertalite Langka di Sintang, Warga Terpaksa Beli Pertamax
- 21 Sep 2026 20:40 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Warga Kabupaten Sintang kembali mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Kondisi kelangkaan ini membuat antrean kendaraan roda dua tampak mengular panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di tengah kondisi cuaca yang berasap, Senin, 21 September 2026.
Kekosongan pasokan ini memaksa sejumlah masyarakat beralih menggunakan BBM non-subsidi jenis Pertamax, meskipun harus merogoh kocek lebih dalam. Hal ini dialami langsung oleh Egi, salah seorang warga kawasan Baning, Sintang.
Ia mengaku terpaksa mengisi Pertamax karena pasokan Pertalite benar-benar kosong, baik di tingkat pengecer maupun di SPBU.
"Karena di kios-kios juga ndak ada Pertalite kan, apalagi di SPBU juga kosong. Mau ndak mau ya kita ngisinya Pertamax walaupun harganya lumayan mahal dari Pertalite. Daripada ndak bisa jalan motornya yang udah kosong sama sekali, dari kemaren malam semua nya pada kosong." keluh Egi saat ditemui sedang mengantre di SPBU.
| Baca juga: Pengecer Jual Pertalite hingga Rp20 Ribu |
Menurut Egi, kelangkaan pasokan BBM ini seolah menjadi masalah tahunan yang selalu berulang setiap kali musim kemarau. Kondisi ini semakin diperparah dengan jumlah kendaraan di Kabupaten Sintang yang terus bertambah setiap tahunnya.
Ia menaruh harapan besar agar pemerintah dan pihak Pertamina dapat bersinergi mencari solusi konkret untuk mengatasi persoalan klasik ini.
"Harapannya sih, semoga pemerintah juga ikut andil untuk ke depannya terkait dengan solusi-solusi. Mudah-mudahan ke depannya ada tindak lanjut lagi dari pemerintah supaya masalah-masalah kelangkaan minyak ini bisa menjadi prioritas utama," pungkasnya penuh harap. (Arf)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....