Demi Pertalite, Warga Sintang Rela Antre Berjam-jam di SPBU
- 21 Sep 2026 09:38 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Masyarakat Kabupaten Sintang mengeluhkan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut membuat warga harus meluangkan waktu lebih lama untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.
Antrean panjang bahkan disebut terjadi hampir di setiap SPBU yang berada di wilayah Sintang. Bagi masyarakat yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut menjadi kendala karena waktu yang dihabiskan untuk mengantre cukup lama.
Salah satu pembeli, Yanti, warga Desa Jerora I, Kecamatan Sintang, mengatakan dirinya biasanya harus mengantre lebih dari satu jam untuk mendapatkan Pertalite. Ia bahkan pernah menghabiskan waktu hingga hampir tiga jam di SPBU.
“Untuk dapat ini biasa saya harus antre satu jam lebih, pernah juga hampir tiga jam antre buat dapat Pertalite ini. Susah cari Pertalite ini, di eceran juga mahal kan ada yang Rp16.000 atau Rp17.000, jadi memang beli di SPBU terus bensin sekarang,” ujar Yanti, Minggu, 20 September 2026.
| Baca juga: Sintang Expo 2026 Tetap Beroperasi Demi UMKM |
Menurut Yanti, meskipun harus menghadapi antrean panjang, membeli Pertalite di SPBU tetap menjadi pilihan karena harga BBM eceran lebih tinggi. Ia mengaku pernah mengantre hingga tiga jam lebih untuk mendapatkan BBM tersebut.
“Jadi kalau ada minyak ini kita antre, cuma antreannya panjang. Paling lama pernah antre tiga jam lebih di SPBU,” katanya.
Yanti berharap pasokan Pertalite di Sintang dapat kembali normal sehingga masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....