Distribusi Tersendat, Warga Sintang Antrea Pertalite

  • 09 Sep 2026 14:28 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Menananggapi keluhan masyarakat mengenai antrean panjang BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU, Tim Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Liquefied Petroleum Gas Subsidi Tabung 3 (Tiga) Kilogram di Kabupaten Sintang turun langsung ke sejumlah SPBU untuk melakukan pemantauan distribusi BBM bersubsidi, Selasa, 8 September 2026.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Niko Dimus, menyampaikan setelah berdialog dengan pihak SPBU, antrean tersebut dikarenakan keterbatasan BBM bersubsidi jenis Pertalite yang tersedia di setiap SPBU yang merupakan dampak musim kemarau panjang dan kondisi air sungai yang menurun.

Niko menjelaskan, berdasarkan informasi dari Pertamina, kuota BBM untuk Kabupaten Sintang pada triwulan ini sebenarnya mengalami penambahan. Namun demikian, persoalan yang dihadapi saat ini lebih kepada kendala distribusi dan pengangkutan BBM menuju Kabupaten Sintang.

"Kalau keterangan dari Pertamina kuota kita triwulan ini kan ditambah sebetulnya, tapi memang yang menjadi problem adalah pada pengangkutan," kata Niko.

Ia menuturkan, kondisi musim kemarau turut berdampak terhadap jalur distribusi BBM. Jika dalam kondisi normal pengambilan pasokan dapat dilakukan dari Sanggau, saat ini distribusi harus dilakukan dari Pontianak.

“Selama ini pendistribusian biasanya kalau normal tidak kemarau itu ambilnya dari Sanggau, tapi sekarang harus mengambil dari Pontianak, nah itu yang menjadi kendala,” ujarnya.

Perubahan jalur distribusi tersebut menyebabkan waktu tempuh pengangkutan BBM menjadi lebih panjang. Perjalanan dari Pontianak menuju Sintang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar delapan hingga sembilan jam. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....