Dampak Karhutla, Bupati Sintang Tunda Sejumlah Agenda Daerah
- 01 Sep 2026 17:01 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Pekatnya kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sintang memaksa pemerintah daerah mengambil langkah tegas. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memutuskan untuk menunda sejumlah agenda dan kegiatan Pemerintah Daerah (Pemda) yang melibatkan banyak orang demi mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan kepada awak media di Pendopo Bupati Sintang, Selasa, 1 September 2026. Menurut Bupati, kebijakan penyesuaian jadwal acara hingga instruksi libur sekolah terpaksa diambil karena kabut asap berdampak langsung pada kelompok rentan, terutama anak-anak. Keputusan ini diakui tidak mudah, mengingat kondisi cuaca dan alam yang bisa berubah sewaktu-waktu.
"Karena kita kan nyangkut dengan masa, semuanya itu kesehatan anak sekolah semuanya itu. Barang ini kan ndak bisa kita bicara kaitan dengan alam," ujar Bupati Bala.
Bupati Sintang mencontohkan bagaimana dilema yang dihadapi pemerintah dalam mengambil keputusan di tengah situasi darurat asap. Kebijakan yang dikeluarkan pada siang hari saat asap sangat pekat, sering kali dipertanyakan masyarakat jika tiba-tiba cuaca berubah cerah pada keesokan harinya akibat diguyur hujan.
"Misalnya hari ini pekat, Dinas Pendidikan bikin instruksi nggak sekolah sekian hari. Tahu-tahu malam nanti hujan, cerah. Ya oleh berbagai pihak (dipertanyakan) 'ah ini cerah bapak', padahal kan waktu memutuskan situasinya kan beda," tegasnya.
Oleh karena itu, Pemkab Sintang berharap seluruh elemen masyarakat dapat memaklumi penundaan berbagai kegiatan pemerintahan dan kebijakan lainnya. Langkah ini murni diambil sebagai bentuk mitigasi untuk melindungi kesehatan warga dari paparan kualitas udara yang berbahaya akibat Karhutla. (Arf)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....