Cegah Karhutla, Pemkab Sintang Siapkan Alat Berat di Tiap Kecamatan

  • 27 Agt 2026 17:11 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi penuh dengan jajaran TNI dan instansi terkait dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sebagai langkah konkret meminimalisasi kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar, Pemkab Sintang berencana menyediakan alat berat jenis ekskavator untuk seluruh kecamatan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Penyuluhan Pencegahan Kebakaran Hutan Terpadu yang diselenggarakan oleh Kodim 1205 Sintang di Pendopo Wakil Bupati Sintang, Kamis, 27 Agustus 2026.

"Bapak Bupati Sintang sudah memberikan arahan untuk mengajukan ke DPRD Sintang untuk pembelian alat berat berupa ekskavator untuk ditempatkan ke semua kecamatan dalam rangka membantu ketahanan pangan. Mudah-mudahan ini dapat mengurangi masyarakat di Kabupaten Sintang membuka lahan pertanian menggunakan sistem bakar," jelas Florensius Ronny.

Ia juga menambahkan bahwa langkah pengadaan alat berat dan dukungan pendanaan sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Ke depannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga akan dibekali dengan alokasi anggaran khusus untuk tanggap darurat bencana.

Kegiatan penyuluhan ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Ketua Tim Penanganan Karhutla, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, Koordinator Staf Ahli KSAD Brigjen TNI Muhammad Zamroni, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Sintang, hingga perwakilan instansi dan perusahaan.

Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung menegaskan bahwa kehadiran perwira dan prajurit TNI di Kalimantan Barat secara khusus ditugaskan untuk melakukan edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum secara cepat.

"Kita ingin memastikan kesiapan personel, peralatan, koordinasi, percepatan pemadaman di lapangan. Semua harus bekerjasama dan berkolaborasi. Kita fokus pada pencegahan, kesiapsiagaan, teknologi, tata kelola, dan operasional terpadu. Soal data, kita juga wajib satu data, jangan membuat informasi dan data yang berbeda," tegas Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung.

Melalui kolaborasi lintas sektoral dan pendekatan penyediaan fasilitas dari pemerintah daerah, diharapkan potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Sintang dapat ditekan secara maksimal tanpa mengorbankan ketahanan pangan masyarakat. (Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....