Warga Perbatasan Sintang Keluhkan Kabut Asap Ganggu Aktifitas Pendidikan
- 20 Agt 2026 12:06 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Warga Kecamatan Ketungau Hulu wilayah perbatasan Kabupaten Sintang mengeluhkan dampak kabut asap akibat dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) saat ini yang cukup meluas.
Koordinator Kelompok Informasi Masyarakat Perbatasan (Kimtas) Kabupaten Sintang, Ambresius Murjani mengatakan dengan adanya kabut asap tersebut sangat menganggu aktifitas masyarakat termasuk juga terhadap kegiatan dunia pendidikan di wilayah perbatasan.
“Kemarin kabut asap belum terasa.Untuk pagi ini kabut asap sudah mulai menebal dan ditambah adanya debu jalan yang sangat menggangu aktifitas masyarakat,” ujarnya, Kamis 20 Agustus 2026.
Ia menuturkan para peserta didik dan tenaga pendidik di sekolah saat ini juga mengunakan masker guna mengantisifasi dampak asap dan debu tersebut.
“Untuk mendapatkan masker di toko wilayah perbatasan terbatas.Jadi warga membeli masker harus menempuh perjalanan cukup jauh ke balai,” jelasnya
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang,Herkulanus Roni mengatakan dengan kondisi pekatnya kabut asap akibat Karhutla tersebut pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke satuan pendidikan dari jenjang PAUD,SD dan SMP sehingga peserta didik dilakukan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR).
Ia menerangkan kegiatan siswa-siswi belajar dari rumah berlaku dari tanggal 20 hingga 25 Agustus 2026 dengan menyesuaikan kondisi dampak kabut asap.
“Kita lakukan kegiatan Belajar Dari Rumah agar anak-anak tidak terlalu terimbas kabut asap Karhutla demi menjaga kesehatan peserta didik,” sebutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....