Tren Kasus Pencurian Sawit Meningkat di Lapas Sintang
- 18 Agt 2026 18:35 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sintang mencatat adanya pergeseran tren tindak kejahatan yang mendominasi jumlah warga binaan pada tahun ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kasus narkotika selalu menempati urutan teratas, kini tren tersebut mulai mengalami penurunan dan digeser oleh maraknya kasus pencurian, khususnya pencurian buah kelapa sawit.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sintang, Mohamad Rizal Fuadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan data statistik terbaru, jumlah narapidana dengan kasus pencurian mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Fenomena ini menjadi perhatian khusus mengingat latar belakang ekonomi dan konflik perkebunan sering kali menjadi pemicu utamanya.
"Kita punya data statistik, ya. Data yang ada di lapas bahwa kasus pencurian ini ada tren yang mengalami kenaikan. Dari tahun sebelumnya, narkoba mengalami penurunan," ujar Mohamad Rizal Fuadi usai acara pemberian remisi, Senin, 17 Agustus 2026.
Mohamad Rizal Fuadi merincikan, dari total keseluruhan 496 penghuni Lapas Sintang saat ini, belasan persen di antaranya terjerat kasus pencurian sawit. Selain pencurian, tren tindak pidana lain yang juga mengalami peningkatan memprihatinkan adalah kasus kekerasan dan kejahatan terhadap anak di bawah umur.
"Jumlah dari kasus pencurian ini dari total keseluruhan jumlah penghuni itu sekitar 17 persen. Nah, ini ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Dan juga kenaikan di perlindungan anak ada kenaikan sekitar 16 persen, ada beberapa tindak pidana yang korbannya adalah anak," bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, terkait momen perayaan Hari Kemerdekaan, pihak Lapas Sintang juga memberikan remisi kepada 296 warga binaannya. Dari jumlah tersebut, 5 orang dinyatakan langsung bebas hari ini dan bisa kembali ke masyarakat, sementara 3 orang lainnya yang mendapatkan remisi bebas masih harus menjalani hukuman subsider terlebih dahulu. (Arf)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....