Karhutla Kian Mengancam, Bupati Sintang Perkuat Kesiapsiagaan
- 14 Agt 2026 08:35 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sintang semakin menjadi perhatian serius seiring meningkatnya titik panas selama musim kemarau.
Kondisi tersebut disampaikan Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, saat memimpin Apel Siaga Gelar Pasukan serta Gelar Sapras Siaga Darurat Bencana Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Sintang Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Kodim 1205/Sintang, Rabu, 12 Agustus 2026.
Bupati menjelaskan hingga 7 Agustus 2026, tercatat sebanyak 186 hotspot terdeteksi di wilayah Kabupaten Sintang.
Ia mengatakan, berdasarkan perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode Juni hingga September 2026 memasuki kondisi cuaca panas ekstrem. Musim kering tersebut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Musim kering ini menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan. Dan juga menyebabkan kekeringan sungai dan danau, hingga berakibat krisis sumber air bersih bagi masyarakat,” ujar Bala.
Bala mengungkapkan, tingginya jumlah hotspot tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dalam beberapa pekan terakhir kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang.
Menurutnya, faktor manusia menjadi penyebab utama terjadinya karhutla, baik akibat kelalaian maupun kesengajaan. Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan berbagai pihak.
"Fakta di lapangan beberapa minggu ini, kebakaran hutan dan lahan terjadi di berbagai tempat,” katanya.
Bupati menegaskan, penanggulangan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Ia meminta kolaborasi tersebut terus diperkuat karena penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi.
Selain pemadaman, upaya pencegahan dinilai menjadi langkah penting untuk menekan munculnya titik api baru. (Sta)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....