HUT ke-47 Paroki Maria Ratu Semesta Alam Usung Gerakan Bawa Botol Minum Sendiri

  • 08 Agt 2026 19:52 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Paroki Maria Ratu Semesta Alam (MRSA) Tahun 2026 akan mengusung konsep ramah lingkungan melalui gerakan membawa botol minum sendiri. Rencana itu disampaikan saat rapat panitia pemantapan rangkaian kegiatan HUT Paroki MRSA Tahun 2026 pada Kamis, 6 Agustus 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pertobatan ekologis sekaligus mendukung pengurangan sampah plastik di Kabupaten Sintang.

Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki Maria Ratu Semesta Alam, Johanes Chredo, mengatakan panitia sepakat tidak menyediakan air minum dalam kemasan gelas maupun botol sekali pakai selama rangkaian kegiatan HUT. Sebagai gantinya, umat akan diimbau membawa botol minum masing-masing atau membeli minuman yang disediakan panitia.

"Kemudian yang kedua memang terkait dengan ekologi kemudian dan program pemerintah Kabupaten Sintang juga kan supaya kita tidak menyumbang sampah plastik. Nah jadi kita tidak menyediakan air mineral dalam bentuk kemasan gelas ataupun botol. Nah idenya itu kita tidak mulai hal yang besar, tapi pada bulan lalu itu kita sepakat nanti diberitahukan kepada umat itu membawa air botol minuman masing-masing ataupun membeli yang disiapkan oleh panitia untuk membantu juga sumber dana ke panitia itu," ujar Johanes Chredo.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah sederhana yang diharapkan mampu membangun kebiasaan baru di tengah umat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain menekan timbulan sampah, kebijakan itu juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Sementara itu Pastor Paroki Maria Ratu Semesta Alam, RD. Antonius Isnadi Wibowo, Pr., menegaskan bahwa pertobatan ekologis tidak berhenti pada tema perayaan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Maka tindak lanjut kita pertobatan ekologis adalah sepanjang hidup kita mulai sekarang kita bertobat jangan membuat sampah banyak-banyak. Jadi setiap kegiatan kita himbau entah itu seminar, rekoleksi, segala sesuatu bawalah tempat minum masing-masing. Kalau ada makanan misalnya, itu pun nanti juga seperti itu supaya kita meminimalisir sampah. Indonesia sudah darurat sampah," ujar RD. Isnadi.

Selain mengajak umat membawa botol minum sendiri, panitia juga akan mengoptimalkan pengelolaan konsumsi dan kebersihan selama kegiatan. Melalui langkah tersebut, HUT ke-47 Paroki Maria Ratu Semesta Alam diharapkan tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga menjadi momentum membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan melalui kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....